Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي إِنْ شَاءَ اللَّهُ أَنَسُ بْنُ سِيرِينَ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُ
طَلَّقَ ابْنُ عُمَرَ امْرَأَتَهُ وَهِيَ حَائِضٌ فَذَكَرَ ذَلِكَ عُمَرُ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِيُرَاجِعْهَا حَتَّى تَطْهُرَ ثُمَّ لِيُطَلِّقْهَا قَالَ قُلْتُ احْتُسِبَ بِهَا قَالَ فَمَهْ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan keapda kami Bahz[1] telah menceritakan kepada kami Syu'bah[2] telah menceritakan kepadaku insya Allah Anas bin Sirian[3] saya telah mendengar Ibnu Umar[4] berkata, Ibnu Umar menceraikan isterinya sedang dia (istrinya) dalam keadan haid. Maka Umar menuturkan hal itu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hendaklah dia meruju'nya sampai dia suci kemudian baru dia mentalaknya. Dia (Umar) berkata, saya berkata: Apakah dia menahannya? Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Lakukanlah."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Bahza bin Asad, Abu Al Aswad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Anas bin Sirin, Al Anshariy, Abu Musa, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 120 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.