Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ ثُوَيْرٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ
رَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ أَدْنَى أَهْلِ الْجَنَّةِ مَنْزِلَةً الَّذِي يَنْظُرُ إِلَى جِنَانِهِ وَنَعِيمِهِ وَخَدَمِهِ وَسُرُرِهِ مِنْ مَسِيرَةِ أَلْفِ سَنَةٍ وَإِنَّ أَكْرَمَهُمْ عَلَى اللَّهِ مَنْ يَنْظُرُ إِلَى وَجْهِهِ غُدْوَةً وَعَشِيَّةً ثُمَّ تَلَا هَذِهِ الْآيَةَ
{ وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ إِلَى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ }

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Husain bin Muhammad[1] telah menceritakan kepada kami Israil[2] dari Tsuwair[3] dari Ibnu Umar[4] ia memarfu'kannya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya kedudukan penduduk surga yang paling rendah adalah yang diberi kenikmatan dapat melihat baju kebesaran Allah, nikmat-Nya, telapak kaki-Nya dan melihat singgasana-Nya dari jarak perjalanan seribu tahun. Dan orang yang paling mulia di antara mereka adalah yang dapat melihat wajah Allah di waktu pagi dan petang." Kemudian beliau membaca ayat: ' (Wajah-wajah (orang-orang mukmin) pada hari itu berseri-seri. Kepada Rabbnyalah mereka melihat) ' (Qs. Qs. Al Qiyaamah: 22-23).

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Al Husain bin Muhammad bin Bahram, Abu Ahmad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 213 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Isra'il bin Yunus bin Abi Ishaq, As Subay'iy Al Hamdaniy, Abu Yusuf, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Tsuwair bin Abi Fakhitah Sa'id bin 'Alaaqah, Abu Al Jahm, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.