Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ سُفْيَانَ وَإِسْحَاقُ يَعْنِي الْأَزْرَقَ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنِ الْأَسْوَدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ عَمْرٍو عَنِ ابْنِ عُمَرَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّا أُمَّةٌ أُمِّيَّةٌ لَا نَكْتُبُ وَلَا نَحْسُبُ الشَّهْرُ هَكَذَا وَهَكَذَا حَتَّى ذَكَرَ تِسْعًا وَعِشْرِينَ قَالَ إِسْحَاقُ وَطَبَّقَ يَدَيْهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ وَحَبَسَ إِبْهَامَهُ فِي الثَّالِثَةِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman[1] dari Sufyan[2] dan Ishaq[3] -yakni Al Azraq- ia berkata; Telah menceritakan kepada kami Sufyan[2] dari Al Aswad bin Qais[5] dari Sa'id bin Amru[6] dari Ibnu Umar[7] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya kami adalah umat yang ummi, tidak dapat menulis dan menghitung, satu bulan adalah sekian dan sekian." Hingga beliau menyebutkan dua puluh sembilan." Ishaq berkata, "Beliau membuka tangannya tiga kali dan memasukkan ibu jarinya pada hitungan ke tiga."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdur Rahman bin Mahdiy bin Hassan bin 'Abdur Rahman, Al 'Anbariy Al Lu'lu'iy, Abu Sa'id, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Ishaq bin Yusuf bin Mirdas, Al Makhzumiy, Abu Muhammad, Al Azraq, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 195 H, hidup di Hait.
  4. [4] Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.
  5. [5] Al Aswad bin Qais, Al 'Abdiy, Abu Qais, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  6. [6] Sa'id bin 'Amru bin Sa'id bin Al 'Ash, Al Umawiy Al Madaniy, Abu 'Utsman, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  7. [7] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.