Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قَالَ وَجَدْتُ فِي كِتَابِ أَبِي حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ ثَابِتٍ الْبُنَانِيِّ قَالَ سَأَلْتُ ابْنَ عُمَرَ فَقُلْتُ
أَنُهِيَ عَنْ نَبِيذِ الْجَرِّ فَقَالَ قَدْ زَعَمُوا ذَاكَ فَقُلْتُ مَنْ زَعَمَ ذَاكَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ زَعَمُوا ذَاكَ فَقُلْتُ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَنْتَ سَمِعْتَهُ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ قَدْ زَعَمُوا ذَاكَ
قَالَ فَصَرَفَهُ اللَّهُ تَعَالَى عَنِّي يَوْمَئِذٍ وَكَانَ أَحَدُهُمْ إِذَا سُئِلَ أَنْتَ سَمِعْتَهُ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ غَضِبَ ثُمَّ هَمَّ بِصَاحِبِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah ia berkata; Aku mendapati di dalam kitab ayahku; Telah menceritakan kepada kami Hajjaj[1] telah menceritakan kepadaku Syu'bah[2] dari Tsabit Al Bunani[3] ia berkata; Aku bertanya kepada Ibnu Umar[4], aku tanyakan, "Apakah nabidz (rendaman buah) yang dibuat dalam bejana dari tembikar itu dilarang?" Ia menjawab, "Mereka mengaku begitu." Aku bertanya lagi, "Siapa yang mengaku? Apakah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam?" Ia menjawab, "Mereka mengaku seperti itu." Lalu aku tanyakan lagi, "Wahai Abu Abdurrahman, apakah engkau mendengar dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam?" Ibnu Umar pun menjawab, "Mereka mengaku seperti itu." Tsabit berkata, "Ketika itu Allah Ta'ala memalingkannya dariku, salah seorang dari mereka (sahabat) jika ditanya, 'Apakah engkau mendengar dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam', maka ia akan marah seraya menunjukkan kepada sahabatnya (untuk menjawab)."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hajjaj bin Muhammad, Abu Muhammad, Al A'war, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 206 H, hidup di Syam, wafat di Baghdad.
  2. [2] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Tsabit bin Aslam, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 127 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.