Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ أَخْبَرَنِي عُقْبَةُ سَمِعْتُ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةُ اللَّيْلِ مَثْنَى مَثْنَى فَإِنْ خَشِيتَ الصُّبْحَ فَأَوْتِرْ بِرَكْعَةٍ
قَالَ قُلْتُ مَا مَثْنَى مَثْنَى قَالَ رَكْعَتَانِ رَكْعَتَانِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Bahz[1] telah menceritakan kepada kami Syu'bah[2] telah mengabarkan kepadaku Uqbah[3] aku mendengar Ibnu Umar[4] mengatakan, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Shalat malam itu dua-dua, jika engkau khawatir masuk waktu Shubuh maka lakukanlah shalat witir satu rakaat." Ibnu Umar melanjutkan, "Aku tanyakan, "Apa maksud dua-dua?" Beliau menjawab: "Dua rakaat dua rakaat."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Bahza bin Asad, Abu Al Aswad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 197 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Uqbah bin Huraits, At Taghlibiy, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.