Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ سُلَيْمَانَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْحَارِثِ قَالَا حَدَّثَنَا حَنْظَلَةُ سَمِعْتُ سَالِمًا يَقُولُ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ يَقُولُ
إِنَّ عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِحُلَّةِ إِسْتَبْرَقٍ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوْ اشْتَرَيْتَ هَذِهِ الْحُلَّةَ فَتَلْبَسَهَا إِذَا قَدِمَ عَلَيْكَ وُفُودُ النَّاسِ فَقَالَ إِنَّمَا يَلْبَسُ هَذَا مَنْ لَا خَلَاقَ لَهُ ثُمَّ أُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِحُلَلٍ ثَلَاثٍ فَبَعَثَ إِلَى عُمَرَ بِحُلَّةٍ وَإِلَى عَلِيٍّ بِحُلَّةٍ وَإِلَى أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ بِحُلَّةٍ فَأَتَى عُمَرُ بِحُلَّتِهِ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ بَعَثْتَ إِلَيَّ بِهَذِهِ وَقَدْ سَمِعْتُكَ قُلْتَ فِيهَا مَا قُلْتَ قَالَ إِنَّمَا بَعَثْتُ بِهَا إِلَيْكَ لِتَبِيعَهَا أَوْ تُشَقِّقَهَا لِأَهْلِكَ خُمُرًا قَالَ إِسْحَاقُ فِي حَدِيثِهِ وَأَتَاهُ أُسَامَةُ وَعَلَيْهِ الْحُلَّةُ فَقَالَ إِنِّي لَمْ أَبْعَثْ بِهَا إِلَيْكَ لِتَلْبَسَهَا إِنَّمَا بَعَثْتُ بِهَا إِلَيْكَ لِتَبِيعَهَا مَا أَدْرِي أَقَالَ لِأُسَامَةَ تُشَقِّقُهَا خُمُرًا أَمْ لَا قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْحَارِثِ فِي حَدِيثِهِ أَنَّهُ سَمِعَ سَالِمَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ عُمَرَ يَقُولُ وَجَدَ عُمَرُ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْحَارِثِ حَدَّثَنِي حَنْظَلَةُ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ وَأَتَاهُ أُسَامَةُ وَقَدْ لَبِسَهَا فَنَظَرَ إِلَيْهِ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَنْتَ كَسَوْتَنِي قَالَ شَقِّقْهَا بَيْنَ نِسَائِكَ خُمُرًا أَوْ اقْضِ بِهَا حَاجَتَكَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Sulaiman[1] dan Abdullah bin Al Harits[2] keduanya berkata; Telah menceritakan kepada kami Hanzhalah[3] aku mendengar Salim[4] berkata; Aku mendengar Abdullah bin Umar[5] berkata, "Sungguh, Umar bin Khaththab pernah memberikan pakaian sutra kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata, "Wahai Rasulullah, alangkah baiknya jika engkau membeli pakaian semacam ini dan memakainya bila ada utusan manusia datang kepadamu?” Maka Rasul berkata: "Yang memakai pakaian semacam ini (di dunia) hanyalah orang-orang yang tidak akan memakainya kelak (di akhirat)." Kemudian suatu ketika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah mendapatkan kiriman tiga pakaian dan beliau pun memberikannya kepada Umar, Ali dan Utsamah bin Zaid. Dengan membawa pakaian tersebut, Umar kemudian datang menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seraya berkata, "Wahai Rasulullah, engkau berikan ini kepadaku, padahal aku telah mendengar apa yang engkau katakan (tentang kain sutera)!” Beliau menjawab: "Aku berikan itu kepadamu agar engkau jual, atau membelahnya untuk dijadikan tutup kepala bagi isterimu." Ishaq menyebutkan dalam haditsnya: "Usamah juga mendatangi Rasulullah dengan membawa pakaian tersebut, beliau pun bersabda: "Aku kirimkan itu kepadamu untuk engkau jual." Aku tidak tahu apakah Beliau juga mengatakan kepada Usamah 'agar engkau bisa membelahnya dan menjadikannya penutup wajah bagi isterimu', ataukah tidak." Abdullah bin Al Harits[2] mengatakan dalam haditsnya, bahwa dia mendengar Salim bin Abdullah[7] berkata; saya mendengar Abdullah bin Umar[5] berkata; “Umar mendapatkan…” kemudian dia menyebutkan makna hadits tersebut. Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Al Harits[2] telah menceritakan kepadaku Handlalah[10] dari Nafi'[11] dari Ibnu Umar[12] dia berkata; “Lalu Usamah mendatangi Rasulullah dengan mengenakan sutera tersebut, maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam memandanginya, Usamah berkata; “Engkau sendiri yang memberikan kepadaku untuk aku pakai.” Beliau bersabda: “Aku memberikan kepadamu supaya kamu membelahnya untuk penutup wajah bagi isterimu atau untuk memenuhi kebutuhanmu.”

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ishaq bin Sulaiman, Ar Raziy Al 'Abdiy, Abu Yahya, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 200 H, hidup di Kufah, wafat di Rayi.
  2. [2] Abdullah bin Al Harits bin 'Abdul Malik, Al Qurasyiy Al Makhzumiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Marur Rawdz.
  3. [3] Hanzhalah bin Abi Sufyan bin 'Abdur Rahman bin Shafwan bin Umayah, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 151 H, hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Salim bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Umar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.
  6. [6] Abdullah bin Al Harits bin 'Abdul Malik, Al Qurasyiy Al Makhzumiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Marur Rawdz.
  7. [7] Salim bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Umar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Madinah.
  8. [8] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.
  9. [9] Abdullah bin Al Harits bin 'Abdul Malik, Al Qurasyiy Al Makhzumiy, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Marur Rawdz.
  10. [10] Hanzhalah bin Abi Sufyan bin 'Abdur Rahman bin Shafwan bin Umayah, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 151 H, hidup di Marur Rawdz.
  11. [11] "Nafi', maula Ibnu 'Umar ", Al Madaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  12. [12] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.