Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ أَخْبَرَنِي أَبُو الزُّبَيْرِ أَنَّهُ سَمِعَ ابْنَ عُمَرَ يَقُولُ
سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْ الْجَرِّ وَالْمُزَفَّتِ وَالدُّبَّاءِ
قَالَ أَبُو الزُّبَيْرِ وَسَمِعْتُ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ يَقُولُ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْجَرِّ وَالْمُزَفَّتِ وَالنَّقِيرِ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا لَمْ يَجِدْ شَيْئًا يُنْبَذُ لَهُ فِيهِ نُبِذَ لَهُ فِي تَوْرٍ مِنْ حِجَارَةٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq[1] telah memberitakan kepada kami Ibnu Juraij[2] telah mengabarkan kepadaku Abu Az Zubair[3] bahwa ia mendengar Ibnu Umar[4] berkata; Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang menggunakan Jarr, Muzaffat dan Dubba`." Abu Az Zubair[3] berkata, "Dan aku mendengar Jabir bin Abdullah[6] berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang menggunakan Jarr, Muzaffat dan Naqir, dan jika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak mendapat suatu tempat untuk membuat rendaman sari buah untuknya, maka beliau dibuatkan rendaman sari buah menggunakan wadah besar terbuat dari batu."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdur Razzaq bin Hammam bin Nafi', Al Humairiy Ash Shan'aniy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 211 H, hidup di Yaman, wafat di Yaman.
  2. [2] Abdul Malik bin 'Abdul 'Aziz bin Juraij, Al Umawiy, Abu Al Walid, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Marur Rawdz.
  3. [3] Muhammad bin Muslim bin Tadrus, Al Asadiy, Abu Az Zubair, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 126 H, hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.
  5. [5] Muhammad bin Muslim bin Tadrus, Al Asadiy, Abu Az Zubair, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 126 H, hidup di Marur Rawdz.
  6. [6] Jabir bin 'Abdullah bin 'Amru bin Haram, Al Anshari As Sulamiy, Abu 'Abdullah, Shahabat, wafat tahun 78 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.