Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا ابْنُ أَبِي رَوَّادٍ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ
صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي الْمَسْجِدِ فَرَأَى فِي الْقِبْلَةِ نُخَامَةً فَلَمَّا قَضَى صَلَاتَهُ قَالَ إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا صَلَّى فِي الْمَسْجِدِ فَإِنَّهُ يُنَاجِي رَبَّهُ وَإِنَّ اللَّهَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى يَسْتَقْبِلُهُ بِوَجْهِهِ فَلَا يَتَنَخَّمَنَّ أَحَدُكُمْ فِي الْقِبْلَةِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ ثُمَّ دَعَا بِعُودٍ فَحَكَّهُ ثُمَّ دَعَا بِخَلُوقٍ فَخَضَبَهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq[1] telah mengabarkan kepada kami Ibnu Abu Rawwad[2] dari Nafi'[3] dari Ibnu Umar[4] ia berkata, "Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam shalat di masjid, beliau melihat dahak di arah kiblat. Selesai shalat beliau bersabda: "Sungguh, jika salah seorang dari kalian shalat di masjid, hakikatnya ia sedang berbicara kepada Rabbnya, dan Allah Tabaraka wa Ta'ala menghadapkan wajah-Nya kepadanya. Maka, janganlah kalian meludah di arah kiblat atau sebelah kanannya." Kemudian beliau meminta sebuah tongkat lalu menggaruknya, beliau lalu meminta wewangian dan meneteskannya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdur Razzaq bin Hammam bin Nafi', Al Humairiy Ash Shan'aniy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 211 H, hidup di Yaman, wafat di Yaman.
  2. [2] Abdul 'Aziz bin Abi Rawwad Maimi'un, Al Makkiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 159 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  3. [3] "Nafi', maula Ibnu 'Umar ", Al Madaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.