Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا سَعِيدُ بْنُ زِيَادٍ الشَّيْبَانِيُّ حَدَّثَنَا زِيَادُ بْنُ صُبَيْحٍ الْحَنَفِيُّ قَالَ
كُنْتُ قَائِمًا أُصَلِّي إِلَى الْبَيْتِ وَشَيْخٌ إِلَى جَانِبِي فَأَطَلْتُ الصَّلَاةَ فَوَضَعْتُ يَدَيَّ عَلَى خَصْرِي فَضَرَبَ الشَّيْخُ صَدْرِي بِيَدِهِ ضَرْبَةً لَا يَأْلُو فَقُلْتُ فِي نَفْسِي مَا رَابَهُ مِنِّي فَأَسْرَعْتُ الِانْصِرَافَ فَإِذَا غُلَامٌ خَلْفَهُ قَاعِدٌ فَقُلْتُ مَنْ هَذَا الشَّيْخُ قَالَ هَذَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ فَجَلَسْتُ حَتَّى انْصَرَفَ فَقُلْتُ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا رَابَكَ مِنِّي قَالَ أَنْتَ هُوَ قُلْتُ نَعَمْ قَالَ ذَاكَ الصَّلْبُ فِي الصَّلَاةِ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْهَى عَنْهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yazid[1] telah mengabarkan kepada kami Sa'id bin Ziyad Asy Syaibani[2] telah menceritakan kepada kami Ziyad bin Shubaih Al Hanafi[3] ia berkata, "Aku pernah shalat di Baitullah dengan seorang lelaki tua di sampingku, lalu aku memanjangkan shalat hingga aku meletakkan tanganku pada pinggangku kemudian lelaki tua itu memukul dadaku dengan pukulan yang tidak terlalu keras hingga aku berkata dalam hatiku, 'Apa gerangan yang membuatnya bimbang terhadapku', maka akupun segera mempercepatnya, dan ternyata di belakangnya ada seorang anak lelaki sedang duduk. Maka aku pun bertanya, "Siapa lelaki tua ini?" "Ini adalah Abdullah bin Umar[4] ", jawabnya. Lalu akupun duduk hingga ia pergi. Setelah itu aku bertanya, "Wahai Abu 'Abdurrahman, apa yang membuatmu bimbang terhadapku?" Ia menjawab, "Kamulah sebabnya." Aku menyahut, "Ya." Ia berkata lagi, "Tindakan memanjangkan bacaan dalam sholat itulah yang pernah dilarang oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yazid bin Harun, As Sulamiy, Abu Khalid, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 206 H, hidup di Hait, wafat di Hait .
  2. [2] Sa'id bin Ziyad, Asy Syaibaniy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Marur Rawdz.
  3. [3] Ziyad bin Shubaih, Al Hanafiy, Abu Maryam, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.