Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا الْعُمَرِيُّ عَنْ نَافِعٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَخَّصَ لِلنِّسَاءِ أَنْ يُرْخِينَ شِبْرًا فَقُلْنَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِذَنْ تَنْكَشِفَ أَقْدَامُنَا فَقَالَ ذِرَاعًا وَلَا تَزِدْنَ عَلَيْهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Waki'[1] telah menceritakan kepada kami Al 'Umari[2] dari Nafi'[3] dari Ibnu Umar[4], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam membolehkan kepada para wanita memanjangkan kain bawah satu jengkal. Mereka pun berkata, "Wahai Rasulullah, kalau begitu telapak kaki kami akan tersingkap!" Beliau menjawab: "Turunkanlah sejengkal, tidak boleh lebih dari itu."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Waki' bin Al Jarrah bin Malih, Ar Ru'asiy, Abu Sufyan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 196 H, hidup di Kufah, wafat di Ainul Wardah.
  2. [2] Ashim bin Muhammad bin Zaid bin 'Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab, Al 'Umariy, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Madinah.
  3. [3] "Nafi', maula Ibnu 'Umar ", Al Madaniy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.