Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ سُوقَةَ عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ حَفْصٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ
أَتَى رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَجُلٌ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَذْنَبْتُ ذَنْبًا كَبِيرًا فَهَلْ لِي تَوْبَةٌ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلَكَ وَالِدَانِ قَالَ لَا قَالَ فَلَكَ خَالَةٌ قَالَ نَعَمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَبِرَّهَا إِذًا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah[1] telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Suqah[2] dari Abu Bakr bin Hafsh[3] dari Ibnu Umar[4] ia berkata, "Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam seraya bertanya, "Wahai Rasulullah, aku telah melakukan dosa besar, adakah pintu taubat bagiku?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam balik bertanya kepadanya: "Apakah kamu masih memiliki kedua orang tua?" Laki-laki itu menjawab, "Tidak." Beliau bertanya lagi: "Apakah kamu masih memiliki bibi?" laki-laki itu menjawab, "Ya." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam lantas mengatakan: "Kalau begitu berbaktilah kepadanya."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Muhammad bin Khazim, At Tamimiy As Sa'adiy, Abu Mu'awiyah, Adl Dluraior, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 195 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Muhammad bin Suwqah, Al Ghainawiy, Abu Bakar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, hidup di Kufah.
  3. [3] Abdullah bin Hafsh bin 'Umar bin Sa'ad bin Abi Waqash, Az Zuhriy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Madinah.
  4. [4] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.