Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنِي أَبِي حَدَّثَنَا الْحُسَيْنُ يَعْنِي الْمُعَلِّمَ عَنْ يَحْيَى يَعْنِي ابْنَ أَبِي كَثِيرٍ أَخْبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ أَنَّ عَطَاءَ بْنَ يَسَارٍ أخْبَرَهُ أَنَّ زَيْدَ بْنَ خَالِدٍ الْجُهَنِيَّ أَخْبَرَهُ
أَنَّهُ سَأَلَ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قُلْتُ أَرَأَيْتَ إِذَا جَامَعَ امْرَأَتَهُ وَلَمْ يُمْنِ فَقَالَ عُثْمَانُ يَتَوَضَّأُ كَمَا يَتَوَضَّأُ لِلصَّلَاةِ وَيَغْسِلُ ذَكَرَهُ وَقَالَ عُثْمَانُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
فَسَأَلْتُ عَنْ ذَلِكَ عَلِيَّ بْنَ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَالزُّبَيْرَ بْنَ الْعَوَّامِ وَطَلْحَةَ بْنَ عُبَيْدِ اللَّهِ وَأُبَيَّ بْنَ كَعْبٍ فَأَمَرُوهُ بِذَلِكَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdush Shamad[1] telah bercerita kepadaku bapakku[2] Telah menceritakan kepada kami Al Husain yaitu Al Mu'allim[3] dari Yahya yaitu Ibnu Abi Katsir[4] dia berkata; telah mengabarkan kepadaku Abu Salamah[5] bahwa 'Atho` Bin Yasar[6] telah mengabarkan kepadanya, bahwa Zaid Bin Khalid Al Juhani[7] telah mengabarkan kepadanya, bahwa dia telah bertanya kepada Utsman Bin Affan[8], aku bertanya; "Bagaimana pendapatmu jika seseorang menggauli istrinya akan tetapi tidak keluar mani?" Utsman menjawab; "Dia harus berwudlu seperti wudlu untuk shalat kemudian mencuci kemaluannya." Dan Utsman berkata; "Aku telah mendengarnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, kemudian aku tanyakan hal itu kepada Ali Bin Abu Thalib[9], Zubair Bin Awwam[10], Thalhah Bin Ubaidillah[11] dan kepada Ubai Bin Ka'ab[12], dan mereka semuanya memerintahkan seperti itu."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdush Shamad bin 'Abdul Warits bin Sa'id bin Dzakwan, Al 'Anbariy At Tanawwuriy, Abu Sahal, Abdaus, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 207 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Abdul Warits bin Sa'id bin Dzakwan, Al 'Anbariy At Tanuriy, Abu 'Ubaidah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 180 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Al Husain bin Dzakwan, Al 'Audzi, Al Muktib Al Mu'allim, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 145 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Yahya bin Abi Katsir Shalih bin Al Mutawakkil, Ath Tha'iy Al Bashriy, Abu Nashr, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 132 H, hidup di Yamamah.
  5. [5] Abdullah bin 'Abdur Rahman bin 'Auf, Az Zuhriy, Abu Salamah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 94 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  6. [6] Atha' bin Yasar, Al Hilaliy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 103 H, hidup di Madinah, wafat di Iskandariyah.
  7. [7] Zaid bin Khalid, Al Juhaniy Al MAdaniy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.
  8. [8] Utsman bin 'Affan bin Abi Al 'Ash bin Umayyah, Al Qurasyiy Al Umawiy, Abu 'Amru, Dzu An Nurain, Shahabat, wafat tahun 35 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  9. [9] Ali bin Abi Thalib bin 'Abdu Al Muthallib bin Hasyim bin 'Abdi Manaf, Al Hasyimiy, Abu Al Hasan, Abu Turab, Shahabat, wafat tahun 40 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  10. [10] Az Zubair bin Al 'Awwam bin Khuwailid, Abu 'Abdullah , Shahabat, wafat tahun 36 H, hidup di Madinah.
  11. [11] Thalhah bin 'Ubaidillah bin 'Utsman, Al Qurasyiy At Taymiy, Abu Muhammad, Al Khairu Al Fayyadl, Shahabat, wafat tahun 36 H, hidup di Madinah, wafat di Bashrah.
  12. [12] Ubay bin Ka'ab bin Qais, Al Anshariy Al Khazrajiy, Abu Al Mundzir , Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Madinah.