Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ إِبْرَاهِيمَ التَّيْمِيِّ عَنِ الْحَارِثِ بْنِ سُوَيْدٍ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ
دَخَلْتُ عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُوعَكُ فَوَضَعْتُ يَدِي عَلَيْهِ وَقُلْتُ إِنَّكَ تُوعَكُ وَعْكًا شَدِيدًا قَالَ إِنِّي أُوعَكُ كَمَا يُوعَكُ رَجُلَانِ مِنْكُمْ قَالَ قُلْتُ ذَاكَ بِأَنَّ لَكَ أَجْرَيْنِ قَالَ أَجَلْ مَا مِنْ مُؤْمِنٍ يُصِيبُهُ مَرَضٌ فَمَا سِوَاهُ إِلَّا حَطَّ اللَّهُ بِهِ خَطَايَاهُ كَمَا تَحُطُّ الشَّجَرَةُ وَرَقَهَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ubaid[1] telah menceritakan kepada kami Al A'masy[2] dari Ibrahim At Taimi[3] dari Al Harits bin Suwaid[4] ia berkata; Abdullah[5] berkata, "Aku masuk ke tempat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam saat beliau menderita demam, aku pun meletakkan tanganku kepadanya seraya berkata, 'Engkau menderita demam yang sangat! ' Beliau menjawab: "Sesungguhnya aku menderita demam sebagaimana demamnya dua orang laki-laki dari kalian." Abdullah melanjutkan, "Aku lalu berkata, "Hal itu karena taun menerima dua pahala." Beliau menjawab: "Benar, tidaklah seorang mukmin yang terkena sakit atau yang lainnya kecuali Allah akan menghapuskan kesalahan-kesalahannya sebagaimana pepohonan mengugurkan daun-daunnya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin 'Ubaid bin Abi Umayyah, Ath Thanafisiy, Abu 'Abdullah , Al Ahdab, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 204 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  2. [2] Sulaiman bin Mihran, Al Asadiy Al Kahiliy, Abu Muhammad, Al A'masy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 147 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Ibrahim bin Yazid bin Syarik, At Taymiy, Abu Asma', Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 93 H, hidup di Kufah, wafat di Hait.
  4. [4] Al Harits bin Suwaid, At Taymiy, Abu 'Aisyah RAh , Tabi'in kalangan tua, hidup di Kufah.
  5. [5] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.