Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ الْمُغِيرَةِ عَنْ أَبِي مُوسَى الْهِلَالِيِّ عَنْ أَبِيهِ
أَنَّ رَجُلًا كَانَ فِي سَفَرٍ فَوَلَدَتْ امْرَأَتُهُ فَاحْتُبِسَ لَبَنُهَا فَجَعَلَ يَمُصُّهُ وَيَمُجُّهُ فَدَخَلَ حَلْقَهُ فَأَتَى أَبَا مُوسَى فَقَالَ حُرِّمَتْ عَلَيْكَ قَالَ فَأَتَى ابْنَ مَسْعُودٍ فَسَأَلَهُ فَقَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُحَرِّمُ مِنْ الرَّضَاعِ إِلَّا مَا أَنْبَتَ اللَّحْمَ وَأَنْشَزَ الْعَظْمَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Waki'[1] telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Al Mughirah[2] dari Abu Musa Al Hilali[3] dari ayahnya[4] bahwa seorang laki-laki dalam perjalanan lalu istrinya melahirkan namun air susunya tidak keluar, ia pun menghisap dengan mulutnya hingga tertelan, lalu ia mendatangi Abu Musa, ia berkata; Ia menjadi haram bagimu. Lalu ia mendatangi Ibnu Mas'ud[5] seraya menanyakannya, ia pun berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah menjadi haram radla'ah (persusuan) kecuali sewaktu tumbuh daging dan tulang menguat."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Waki' bin Al Jarrah bin Malih, Ar Ru'asiy, Abu Sufyan, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 196 H, hidup di Kufah, wafat di Ainul Wardah.
  2. [2] Sulaiman bin Al Mughirah, Al Qaisiy, Abu Sa'id, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 165 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Abu Musa, Al Hilaliy, Abu Musa, Tabi'in kalangan tua.
  4. [4] Walid (ayah) Abi Musa Al Hilaliy, Al Hilaliy, Tabi'in kalangan pertengahan.
  5. [5] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.