Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا خَالِدٌ عَنْ ابْنِ سِيرِينَ
أَنَّ أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ شَهِدَ جِنَازَةَ رَجُلٍ مِنْ الْأَنْصَارِ قَالَ فَأَظْهَرُوا الِاسْتِغْفَارَ فَلَمْ يُنْكِرْ ذَلِكَ أَنَسٌ قَالَ هُشَيْمٌ قَالَ خَالِدٌ فِي حَدِيثِهِ وَأَدْخَلُوهُ مِنْ قِبَلِ رِجْلِ الْقَبْرِ
وَقَالَ هُشَيْمٌ مَرَّةً إِنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ مَاتَ بِالْبَصْرَةِ فَشَهِدَهُ أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ فَأَظْهَرُوا لَهُ الِاسْتِغْفَارَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Husyaim[1] telah mengabarkan kepada kami Khalid[2] dari Ibnu Sirin[3] bahwa menyaksikan jenazah seorang laki-laki Anshar, ia berkata; Lalu orang-orang mengeraskan istighfar namun Anas[4] tidak mengingkari hal itu. Husyaim berkata; Khalid berkata dalam haditsnya; Dan mereka memasukkannya dari arah kaki kubur. Husyaim berkata sekali lagi; Sesungguhnya seorang laki-laki Anshar meninggal di Bashrah lalu ia Anas bin Malik menyaksikan jenazahnya, orang-orang pun mengeraskan istighfar.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Husyaim bin Basyir bin Al Qasim bin Dinar, As Sulamiy, Abu Mu'awiyah, Ibnu Abi Khazim, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 183 H, hidup di Hait, wafat di Baghdad.
  2. [2] Khalid bin Mihran, Abu Al Manazil, Al Hadza'i, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 141 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] "Muhammad bin Sirin, maula Anas bin Malik", Al Anshariy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  4. [4] Anas bin Malik bin An Nadlir bin Dlamdlom bin Zaid bin Haram, Al Anshariy Al Madaniy, Abu Hamzah, Shahabat, wafat tahun 91 H, hidup di Bashrah.