Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا ابْنُ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا الْأَعْمَشُ عَنْ شَقِيقٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَلِمَةً وَقُلْتُ أُخْرَى سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ مَاتَ وَهُوَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ النَّارَ
وَقُلْتُ أَنَا مَنْ مَاتَ وَهُوَ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ الْجَنَّةَ وَوَافَقَهُ أَبُو بَكْرٍ عَنْ عَاصِمٍ خِلَافَ أَبِي مُعَاوِيَةَ حَدَّثَنَاهُ أَسْوَدُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ibnu Numair[1] telah menceritakan kepada kami Al A'masy[2] dari Syaqiq[3] dari Abdullah[4] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengatakan satu kalimat sedang aku mengatakn yang lain; Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang mati sedangkan ia menyekutukan Allah dengan sesuatu, niscaya ia masuk neraka." Dan aku meneruskan; Barangsiapa yang mati sedangkan ia tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, niscaya ia masuk surga. Abu Bakr[5] menyepakatinya dari 'Ashim[6] menyelisihi Abu Mu'awiyah telah menceritakannya kepada kami Aswad[7].

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdullah bin Numair, Al Hamdaniy Al Kharifiy, Abu Hisyam, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 199 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Sulaiman bin Mihran, Al Asadiy Al Kahiliy, Abu Muhammad, Al A'masy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 147 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Syaqiq bin Salamah, Al Asadiy, Abu Wa'il, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 82 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.
  5. [5] Abu Bakar bin 'Ayyasy bin Salim, Al Asadiy, Abu Bakar, Al Muqri'i, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 193 H, hidup di Kufah.
  6. [6] Ashim bin Bahdalah Abi An Najud, Al Asadiyyah, Abu Bakar, Al Muqri'iy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 128 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  7. [7] Al Aswad bin 'Amir, Asy Samiy, Abu 'Abdur Rahman, Syadzan, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 208 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.