Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ أَبُو إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ قَالَ
كَانَ عَبْدُ اللَّهِ يَقُولُ إِنَّ الْكَذِبَ لَا يَصْلُحُ مِنْهُ جِدٌّ وَلَا هَزْلٌ وَقَالَ عَفَّانُ مَرَّةً جِدٌّ وَلَا يَعِدُ الرَّجُلُ صَبِيًّا ثُمَّ لَا يُنْجِزُ لَهُ قَالَ وَإِنَّ مُحَمَّدًا قَالَ لَنَا لَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا وَلَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami 'Affan[1] telah mengabarkan kepada kami Syu'bah[2], Abu Ishaq[3] berkata; telah mengabarkan kepada kami, dari Abu Al Ahwash[4] ia berkata; Abdullah[5] berkata; Sesungguhnya kedustaan tidak baik dilakukan dengan sungguh-sungguh maupun dengan senda gurau. 'Affan berkata sekali lagi; Sungguh-sungguh dan seorang laki-laki tidak akan kembali menjadi bayi kemudian tidak menepatinya. Ia berkata; Dan sesungguhnya Muhammad mengatakan kepada kami: "Seorang laki-laki senantiasa melakukan kejujuran hingga tercatat di sisi Allah sebagai orang jujur dan seorang laki-laki senantiasa berdusta hingga tercatat di sisi Allah sebagai pendusta."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Affan bin Muslim bin 'Abdullah , Al Bashriy, Abu 'Utsman, AlSh Shaffar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 219 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Amru bin 'Abdullah bin 'Ubaid, As Suba'iy Al Hamdaniy, Abu Ishaq, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 128 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  4. [4] Auf bin Malik bin Nadlolah, Al Jasymiy, Abu Al Ahwash, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  5. [5] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.