Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ طَلْحَةَ عَنِ الْوَلِيدِ بْنِ قَيْسٍ عَنْ إِسْحَاقَ بْنِ أَبِي الْكَهْتَلَةِ قَالَ مُحَمَّدٌ أَظُنُّهُ عَنِ ابْنِ مَسْعُودٍ أَنَّهُ قَالَ
إِنَّ مُحَمَّداً لَمْ يَرَ جِبْرِيلَ فِي صُورَتِهِ إِلَّا مَرَّتَيْنِ أَمَّا مَرَّةٌ فَإِنَّهُ سَأَلَهُ أَنْ يُرِيَهُ نَفْسَهُ فِي صُورَتِهِ فَأَرَاهُ صُورَتَهُ فَسَدَّ الْأُفُقَ وَأَمَّا الْأُخْرَى فَإِنَّهُ صَعِدَ مَعَهُ حِينَ صَعِدَ بِهِ وَقَوْلُهُ
{ وَهُوَ بِالْأُفُقِ الْأَعْلَى ثُمَّ دَنَا فَتَدَلَّى فَكَانَ قَابَ قَوْسَيْنِ أَوْ أَدْنَى فَأَوْحَى إِلَى عَبْدِهِ مَا أَوْحَى }
قَالَ فَلَمَّا أَحَسَّ جِبْرِيلُ رَبَّهُ عَادَ فِي صُورَتِهِ وَسَجَدَ فَقَوْلُهُ
{ وَلَقَدْ رَآهُ نَزْلَةً أُخْرَى عِنْدَ سِدْرَةِ الْمُنْتَهَى عِنْدَهَا جَنَّةُ الْمَأْوَى إِذْ يَغْشَى السِّدْرَةَ مَا يَغْشَى مَا زَاغَ الْبَصَرُ وَمَا طَغَى لَقَدْ رَأَى مِنْ آيَاتِ رَبِّهِ الْكُبْرَى }
قَالَ خَلْقَ جِبْرِيلَ عَلَيْهِ السَّلَام

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah meneritakan kepada kami Abu An Nadlr[1] telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Thalhah[2] dari Al Walid bin Qais[3] dari Ishaq bin Abu Al Kahtalah[4], Muhammad berkata; Aku kira ia dari Ibnu Mas'ud[5] bahwa ia berkata; Sesungguhnya Muhammad tidak melihat Jibril dalam wujud aslinya kecuali dua kali, pertama karena beliau meminta untuk memperlihatkan dirinya dalam wujud asli, ia pun menampakkan wujud aslinya yang menutup seluruh ufuk, sedang kesempatan lain beliau naik bersamanya ketika hari beliau mi'raj. FirmanNya: (Sedang dia berada di ufuk yang tinggi. Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi. Maka jadilah dia dekat (pada Muhammad) sejarak dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). Lalu dia menyampaikan kepada hambaNya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan). Ia berkata; Tatkala Jibril mengetahui Rabbnya ia kembali kepada wujud aslinya dan bersujud. Sedangkan firmanNya: (Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain. (Yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada syurga tempat tinggal. (Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. Sesungguhnya dia telah melihat sebahagian tanda-tanda (kekuasaan Tuhannya yang paling besar). Ia berkata; Adalah penciptaan Jibril 'alaihissalam.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hasyim bin Al Qasim bin Muslim bin Miqsam, Al Laitsiy Al Khurasaniy, Abu AN Nadlor, Qaishar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 207 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Muhammad bin Thalhah bin Musharif, Al Yamiy, Abu 'Abdullah , Shahabat, wafat tahun 167 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Al Walid bin Qais, Abu Hammam, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.
  4. [4] Ishaq bin Abi Al Kahtalah, Tabi'in kalangan tua, hidup di Kufah.
  5. [5] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.