Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا أَبُو النَّضْرِ حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ يَعْنِي شَيْبَانَ عَنْ أَبِي الْيَعْفُورِ عَنْ أَبِي الصَّلْتِ عَنْ أَبِي عَقْرَبٍ قَالَ
غَدَوْتُ إِلَى ابْنِ مَسْعُودٍ ذَاتَ غَدَاةٍ فِي رَمَضَانَ فَوَجَدْتُهُ فَوْقَ بَيْتِهِ جَالِسًا فَسَمِعْنَا صَوْتَهُ وَهُوَ يَقُولُ صَدَقَ اللَّهُ وَبَلَّغَ رَسُولُهُ فَقُلْنَا سَمِعْنَاكَ تَقُولُ صَدَقَ اللَّهُ وَبَلَّغَ رَسُولُهُ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي النِّصْفِ مِنْ السَّبْعِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ تَطْلُعُ الشَّمْسُ غَدَاتَئِذٍ صَافِيَةً لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ فَنَظَرْتُ إِلَيْهَا فَوَجَدْتُهَا كَمَا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
حَدَّثَنَا عَفَّانُ حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ حَدَّثَنَا أَبُو يَعْفُورٍ عَنْ أَبِي الصَّلْتِ عَنْ أَبِي عَقْرَبٍ الْأَسَدِيِّ قَالَ غَدَوْتُ عَلَى عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَسْعُودٍ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah meneritakan kepada kami Abu An Nadlr[1] telah menceritakan kepada kami Abu Mu'awiyah[2] yakni Syaiban dari Abu Al Ya'fur[3] dari Abu Ash Shalt[4] dari Abu 'Aqrab[5] ia berkata; Aku pergi ke rumah Ibnu Mas'ud[6] pada suatu pagi di bulan Ramadlan, aku mendapatinya sedang duduk di atas rumahnya sedang duduk, kami mendengar suaranya, ia mengucapkan; Maha benar Allah dan RasulNya telah menyampaikan. lalu kami tanyakan kepadanya; Kami mendengarmu mengucapkan; Maha benar Allah dan RasulNya telah menyampaikan. Ia menjawab; Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Sesungguhnya lailatul qadar itu terjadi di pertengahan dari tujuh hari terakhir bulan Ramadlan, matahari terbit pagi hari dengan cerah tanpa memancarkan sinar." Lalu aku melihatnya dan mendapatkannya sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. Telah meneritakan kepada kami 'Affan[7] telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah[8] telah menceritakan kepada kami Abu Ya'fur[9] dari Abu Ash Shalt[4] dari Abu 'Aqrab Al Asadi[11] ia berkata; Pagi hari aku menemui Ibnu Mas'ud[6], lalu ia menyebutkan sesuai dengan maknanya.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hasyim bin Al Qasim bin Muslim bin Miqsam, Al Laitsiy Al Khurasaniy, Abu AN Nadlor, Qaishar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 207 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Syaiban bin 'Abdur Rahman, Al Bashriy, Abu Mu'awiyah, An Nahwaa Al Mu'addib, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 164 H, hidup di Kufah, wafat di Baghdad.
  3. [3] Waqdan, Al 'Abdiy, Abu Ya'fur, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  4. [4] Abu Ash Shalt, Bayya'ul Mizad, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat).
  5. [5] Abu 'Aqrab, Al Asadiy, Tabi'in kalangan pertengahan.
  6. [6] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.
  7. [7] Affan bin Muslim bin 'Abdullah , Al Bashriy, Abu 'Utsman, AlSh Shaffar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 219 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  8. [8] "Wadldloh bin 'Abdullah, maula Yazid bin 'Atha'", Al Yasykuriy Al Wasithiy, Abu 'Awanah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 176 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah .
  9. [9] Waqdan, Al 'Abdiy, Abu Ya'fur, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  10. [10] Abu Ash Shalt, Bayya'ul Mizad, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat).
  11. [11] Abu 'Aqrab, Al Asadiy, Tabi'in kalangan pertengahan.
  12. [12] Abdullah bin Mas'ud bin Ghafil bin Habib, Al Hadzliy Al Madaniy, Abu 'Abdur Rahman, Ibnu Ummi 'Abd, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.