Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي مَيْسَرَةَ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ
لَمَّا نَزَلَ تَحْرِيمُ الْخَمْرِ قَالَ اللَّهُمَّ بَيِّنْ لَنَا فِي الْخَمْرِ بَيَانًا شَافِيًا فَنَزَلَتْ هَذِهِ الْآيَةُ الَّتِي فِي سُورَةِ الْبَقَرَةِ
{ يَسْأَلُونَكَ عَنْ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ }
قَالَ فَدُعِيَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقُرِئَتْ عَلَيْهِ فَقَالَ اللَّهُمَّ بَيِّنْ لَنَا فِي الْخَمْرِ بَيَانًا شَافِيًا فَنَزَلَتْ الْآيَةُ الَّتِي فِي سُورَةِ النِّسَاءِ
{ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَى }
فَكَانَ مُنَادِي رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَقَامَ الصَّلَاةَ نَادَى أَنْ لَا يَقْرَبَنَّ الصَّلَاةَ سَكْرَانُ فَدُعِيَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقُرِئَتْ عَلَيْهِ فَقَالَ اللَّهُمَّ بَيِّنْ لَنَا فِي الْخَمْرِ بَيَانًا شَافِيًا فَنَزَلَتْ الْآيَةُ الَّتِي فِي الْمَائِدَةِ فَدُعِيَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَقُرِئَتْ عَلَيْهِ فَلَمَّا بَلَغَ
{ فَهَلْ أَنْتُمْ مُنْتَهُونَ }
قَالَ فَقَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ انْتَهَيْنَا انْتَهَيْنَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Khalaf Bin Al Walid[1] Telah menceritakan kepada kami Israil[2] dari Abu Ishaq[3] dari Abu Maisarah[4] dari Umar Bin Al Khaththab[5] dia berkata; ketika turun pengharaman khamer Umar berkata; "Ya Allah jelaskan kepada kami dalam masalah khamer dengan penjelasan yang memuaskan, " maka turunlah ayat ini, yang terdapat dalam surat Al Baqarah; " (Mereka bertanya kepadamu tentang khamer dan judi. Katakanlah: "Pada keduanya terdapat dosa yang besar), " (QS Al Baqarah ayat 219). Abu Maisarah berkata; maka dipangillah Umar kemudian dibacakan kepadanya dan dia berkata; "Ya Allah jelaskan kepada kami dalam masalah khamer dengan penjelasan yang memuaskan, " maka turunlah ayat yang ada dalam surat An Nisa (Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk), (QS An Nisa'ayat 43) penyeru Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam apabila ditegakkan shalat, maka dia berseru; "Supaya orang-orang yang mabuk tidak mendatangi shalat." Maka dipanggillah Umar dan dibacakan kepadanya, kemudian dia berkata; "Ya Allah jelaskan kepada kami dalam masalah ini dengan penjelasan yang memuaskan." Maka turunlah ayat yang ada dalam surat Al Ma'idah, kemudian Umar dipanggil dan dibacakanlah kepadanya, maka ketika sampai ayat (Maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu) (QS Al Ma'idah ayat 91) Abu Maisarah berkata; maka Umar berkata; "Kami berhenti, kami berhenti."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Khalaf bin Al Walid, Abu Al Walid, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, hidup di Marur Rawdz.
  2. [2] Isra'il bin Yunus bin Abi Ishaq, As Subay'iy Al Hamdaniy, Abu Yusuf, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Amru bin 'Abdullah bin 'Ubaid, As Suba'iy Al Hamdaniy, Abu Ishaq, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 128 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  4. [4] Amru bin Syurahbil, Al Hamdaniy, Abu Maisarah, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 63 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.