Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ سَمِعْتُ رُفَيْعًا أَبَا الْعَالِيَةِ يُحَدِّثُ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ حَدَّثَنِي رِجَالٌ قَالَ شُعْبَةُ أَحْسِبُهُ قَالَ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَأَعْجَبُهُمْ إِلَيَّ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الصَّلَاةِ فِي سَاعَتَيْنِ بَعْدَ الْعَصْرِ حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ وَبَعْدَ الصُّبْحِ حَتَّى تَطْلُعَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad Bin Ja'far[1] Telah menceritakan kepada kami Syu'bah[2] dan Qatadah[3] dia berkata; aku mendengar Rufai'Abul 'Aliyah[4] bercerita dari Ibnu Abbas[5] Telah menceritakan kepadaku para lelaki, -Syu'bah berkata; aku mengiranya dia mengatakan; dari para sahabat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam- dia berkata; "Dan yang paling mengagumkan dari mereka adalah Umar Bin Al Khaththab[6], adalah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang dari melaksanakan shalat pada dua waktu, setelah shalat Ashar sampai matahari terbenam dan setelah shalat Shubuh sampai matahari terbit."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Muhammad bin Ja'far , Al Hudzaliy, Abu 'Abdullah , Ghundar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 193 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Qatadah bin Da'amah bin Qatadah, As Sadusiy, Abu Al Khaththab, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 117 H, hidup di Bashrah, wafat di Hait.
  4. [4] Rufai' bin Mihran, Abu Al 'Aliyyah , Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 90 H, hidup di Bashrah.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  6. [6] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.