Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا الثَّوْرِيُّ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ خُثَيْمٍ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ قَالَ
كُنْتُ مَعَ مُعَاوِيَةَ وَابْنِ عَبَّاسٍ وَهُمَا يَطُوفَانِ حَوْلَ الْبَيْتِ فَكَانَ ابْنُ عَبَّاسٍ يَسْتَلِمُ الرُّكْنَيْنِ وَكَانَ مُعَاوِيَةُ يَسْتَلِمُ الْأَرْكَانَ كُلَّهَا فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَسْتَلِمُ إِلَّا هَذَيْنِ الرُّكْنَيْنِ الْيَمَانِيَ وَالْأَسْوَدَ
فَقَالَ مُعَاوِيَةُ لَيْسَ مِنْهَا شَيْءٌ مَهْجُورٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Rauh[1] telah menceritakan kepada kami Ats Tsauri[2] telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Utsman bin Khutsaim[3] dari Abu Ath Thufail[4] ia berkata; Aku bersama Mu'awiyah dan Ibnu Abbas, mereka berdua thawaf di sekeliling Baitullah, lalu Ibnu Abbas beristilam (mencium, menyentuh atau berisyarat) kepada dua rukun sedangkan Mu'awiyah beristilam pada seluruh rukun. Lalu Ibnu Abbas[5] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak beristilam kecuali pada dua rukun ini yaitu Yamani dan Aswad, Mu'awiyah pun berkata; Tidak satu pun dari rukun-rukunnya yang ditinggalkan.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Rauh bin 'Ubadah bin Al 'Alaa', Al Qaisi, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 205 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Abdullah bin 'Utsman bin Khutsaim, Al Qari', Abu 'Utsman, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 132 H, hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Amir bin Watsilah bin 'Abdullah , Al Laitsiy, Abu Ath Thufail, Shahabat, wafat tahun 110 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.