Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ وَأَخْبَرَنِي هُشَيْمٌ عَنِ الْحَجَّاجِ بْنِ أَرْطَاةَ عَنِ الْحَكَمِ بْنِ عُتَيْبَةَ عَنْ عُمَارَةَ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِي مُوسَى
أَنَّ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ هِيَ سُنَّةُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعْنِي الْمُتْعَةَ وَلَكِنِّي أَخْشَى أَنْ يُعَرِّسُوا بِهِنَّ تَحْتَ الْأَرَاكِ ثُمَّ يَرُوحُوا بِهِنَّ حُجَّاجًا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq[1] dia berkata; dan telah mengabarkan kepadaku Husyaim[2] dari Al Hajjaj Bin Arthah[3] dari Al Hakam Bin 'Utaibah[4] dari 'Umarah[5] dari Abu Burdah[6] dari Abu Musa[7] bahwa Umar[8] berkata; "Itu adalah Sunah Rasulullah, -yaitu Mut'ah (haji), - akan tetapi aku khawatir mereka akan singgah untuk beristirahat dengan istri-istri mereka di bawah pohon Arak, kemudia mereka pergi dengan membawa istri-istri mereka untuk melaksanakan haji."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Abdur Razzaq bin Hammam bin Nafi', Al Humairiy Ash Shan'aniy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 211 H, hidup di Yaman, wafat di Yaman.
  2. [2] Husyaim bin Basyir bin Al Qasim bin Dinar, As Sulamiy, Abu Mu'awiyah, Ibnu Abi Khazim, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 183 H, hidup di Hait, wafat di Baghdad.
  3. [3] Hajjaj bin Arthah bin Tsaur, Abu Artha'ah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 145 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Al Hakam bin 'Utaibah, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 113 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Umarah bin 'Umair , At Taymiy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 82 H, hidup di Kufah.
  6. [6] Amir bin 'Abdullah bin Qais, Al Asy'ariy, Abu Burdah, Ibnu Abi Musa Al Asy'ariy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah.
  7. [7] Abdullah bin Qais bin Sulaim bin Hadldlor, Al Asy'ariy Al Madaniy, Abu Musa, Shahabat, wafat tahun 50 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  8. [8] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.