Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا الْحَجَّاجُ عَنِ الْمِنْهَالِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا مِنْ مُسْلِمٍ عَادَ أَخَاهُ فَيَدْخُلَ عَلَيْهِ وَلَمْ يَحْضُرْ أَجَلُهُ فَقَالَ أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَ فُلَانًا مِنْ وَجَعِهِ سَبْعًا إِلَّا شَفَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yazid[1] telah mengabarkan kepada kami Al Hajjaj[2] dari Al Minhal[3] dari Abdullah bin Al Harits[4] dari Ibnu Abbas[5] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seorang muslim menjenguk saudaranya yang sakit, kemudian ia masuk menemuinya, sedangkan ajalnya belum tiba, kemudian berdoa: (AS`ALULLAHAL 'AZHIM, RABBAL 'ARSY IL 'AZHIM, AN YASYFIYA FULANAN MIN WAJA'IHI) (Aku memohon kepada Rabb Yang Agung, Rabb Arsy yang Agung, untuk menyembuhkan si fulan dari penyakitnya.), sebanyak tujuh kali, melainkan Allah akan menyembuhkan orang sakit itu dengan doa tersebut."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Yazid bin Harun, As Sulamiy, Abu Khalid, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 206 H, hidup di Hait, wafat di Hait .
  2. [2] Hajjaj bin Arthah bin Tsaur, Abu Artha'ah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 145 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Al Minhal bin 'Amru, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  4. [4] Abdullah bin Al Harits, Al Anshariy, Abu Al Walid, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Bashrah.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.