Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ حَدَّثَنَا مَعْمَرٌ عَنْ أَيُّوبَ وَكَثِيرِ بْنِ كَثِيرِ بْنِ الْمُطَّلِبِ بْنِ أَبِي وَدَاعَةَ يَزِيدُ أَحَدُهُمَا عَلَى الْآخَرِ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ
أَوَّلُ مَا اتَّخَذَتْ النِّسَاءُ الْمِنْطَقَ مِنْ قِبَلِ أُمِّ إِسْمَاعِيلَ اتَّخَذَتْ مِنْطَقًا لِتُعَفِّيَ أَثَرَهَا عَلَى سَارَةَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ رَحِمَ اللَّهُ أُمَّ إِسْمَاعِيلَ لَوْ تَرَكَتْ زَمْزَمَ أَوْ قَالَ لَوْ لَمْ تَغْرِفْ مِنْ الْمَاءِ لَكَانَتْ زَمْزَمُ عَيْنًا مَعِينًا قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَلْفَى ذَلِكَ أُمَّ إِسْمَاعِيلَ وَهِيَ تُحِبُّ الْإِنْسَ فَنَزَلُوا وَأَرْسَلُوا إِلَى أَهْلِيهِمْ فَنَزَلُوا مَعَهُمْ وَقَالَ فِي حَدِيثِهِ فَهَبَطَتْ مِنْ الصَّفَا حَتَّى إِذَا بَلَغَتْ الْوَادِيَ رَفَعَتْ طَرَفَ دِرْعِهَا ثُمَّ سَعَتْ سَعْيَ الْإِنْسَانِ الْمَجْهُودِ حَتَّى جَاوَزَتْ الْوَادِيَ ثُمَّ أَتَتْ الْمَرْوَةَ فَقَامَتْ عَلَيْهَا وَنَظَرَتْ هَلْ تَرَى أَحَدًا فَلَمْ تَرَ أَحَدًا فَفَعَلَتْ ذَلِكَ سَبْعَ مَرَّاتٍ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلِذَلِكَ سَعْيُ النَّاسِ بَيْنَهُمَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq[1] telah menceritakan kepada kami Ma'mar[2] dari Ayyub[3] dan Katsir bin Katsir bin Al Muththalib bin Abu Wada'ah[4], salah satunya menambah kepada yang lain, dari Sa'id bin Jubair[5], Ibnu Abbas[6] berkata; Wanita pertama yang memakai ikat pinggang adalah ibu Isma'il, ia mengenakannya agar tidak terlihat jejaknya oleh Sarah. Lalu ia menyebutkan hadits, Ibnu Abbas berkata; Semoga Allah merahmati ibu Isma'il, seandainya ia meninggalkan air zamzam, atau ia mengatakan; Seandainya ia tidak menciduk airnya, niscaya ia seperti mata air biasa yang mengalir (di muka bumi). Ibnu Abbas berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kemudian ibu Isma'il menemukan air tersebut dan ia senang dengan (adanya) manusia. Maka orang-orang pun singgah, dan memanggil keluarga mereka, sehingga mereka pun menetap bersama-sama." Beliau mengatakan dalam haditsnya: "Kemudian ia turun dari bukit Shafa, hingga sampai di sebuah lembah, ia mengangkat ujung pakaiannya, kemudian berlari dengan susah payah hingga melewati lembah, lalu ia menaiki bukit Marwah dan berdiri di atasnya, seraya melihat-lihat apakah ia melihat orang, namun tidak ada satu orang pun yang ia lihat. Ia melakukan hal itu hingga tujuh kali. Ibnu Abbas berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Oleh karena itu manusia melakukan sa'i antara keduanya."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Abdur Razzaq bin Hammam bin Nafi', Al Humairiy Ash Shan'aniy, Abu Bakar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 211 H, hidup di Yaman, wafat di Yaman.
  2. [2] Ma'mar bin Raosyid, Al Azdiy Al Bashriy, Abu 'Urwah, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 154 H, hidup di Yaman.
  3. [3] Ayyub bin Abi Tamimah Kaysan, As Sikhtiyaniiy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 131 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Katsir bin Katsir bin Al Muthallib bin Abi Wida'ah, Al Qurasyiy As Sahmiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Marur Rawdz.
  5. [5] Sa'id bin Jubair bin Hisyam, Al Asadiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 94 H, hidup di Kufah, wafat di Iraq.
  6. [6] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.