Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا هَاشِمٌ حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ جَابِرٍ عَنْ عَامِرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
احْتَجَمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَعْطَى الْحَجَّامَ أَجْرَهُ وَلَوْ كَانَ حَرَامًا لَمْ يُعْطِهِ وَكَانَ يَحْتَجِمُ فِي الْأَخْدَعَيْنِ وَبَيْنَ الْكَتِفَيْنِ وَكَانَ يَحْجُمُهُ عَبْدٌ لِبَنِي بَيَاضَةَ وَكَانَ يُؤْخَذُ مِنْهُ كُلَّ يَوْمٍ مُدٌّ وَنِصْفٌ فَشَفَعَ لَهُ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى أَهْلِهِ فَجُعِلَ مُدًّا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Hasyim[1] telah menceritakan kepada kami Isra`il[2] dari Jabir[3] dari Amir[4] dari Ibnu Abbas[5] ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berbekam dan memberi upah kepada si tukang bekam, seandainya bekam haram, tentu beliau tidak memberinya. Beliau berbekam pada kedua sisi lehernya dan di antara kedua bahu beliau. Sedangkan pembekamnya adalah seorang budak dari bani Bayadlah, yang ketika itu ia harus menyetorkan uang sebanyak satu setengah mudd untuk majikannya, lalu Nabi shallallahu 'alaihi wasallam meminta tuannya untuk meringankannya, maka ditetapkan satu mud.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hasyim bin Al Qasim bin Muslim bin Miqsam, Al Laitsiy Al Khurasaniy, Abu AN Nadlor, Qaishar, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 207 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Isra'il bin Yunus bin Abi Ishaq, As Subay'iy Al Hamdaniy, Abu Yusuf, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Jabir bin Yazid bin Al Harits, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 128 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Amir bin Syarahil, Asy Sya'biy Al Humairiy, Abu 'Amru, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.