Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ آدَمَ حَدَّثَنَا مُفَضَّلٌ عَنْ مَنْصُورٍ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنْ طَاوُسٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ إِنَّ هَذَا الْبَلَدَ حَرَامٌ حَرَّمَهُ اللَّهُ لَمْ يَحِلَّ فِيهِ الْقَتْلُ لِأَحَدٍ قَبْلِي وَأُحِلَّ لِي سَاعَةً فَهُوَ حَرَامٌ بِحُرْمَةِ اللَّهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا يُنَفَّرُ صَيْدُهُ وَلَا يُعْضَدُ شَوْكُهُ وَلَا يَلْتَقِطُ لُقَطَتَهُ إِلَّا مَنْ عَرَّفَهَا وَلَا يُخْتَلَى خَلَاهُ فَقَالَ الْعَبَّاسُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِلَّا الْإِذْخِرَ فَإِنَّهُ لِبُيُوتِهِمْ وَلِقَيْنِهِمْ فَقَالَ إِلَّا الْإِذْخِرَ وَلَا هِجْرَةَ وَلَكِنْ جِهَادٌ وَنِيَّةٌ وَإِذَا اسْتُنْفِرْتُمْ فَانْفِرُوا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Adam[1] telah menceritakan kepada kami Mufadldlal[2] dari Manshur[3] dari Mujahid[4] dari Thawus[5] dari Ibnu Abbas[6], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda pada hari penaklukan Makkah: "Sesungguhnya negeri ini adalah haram, Allah telah mengharamkannya. Dia tidak pernah menghalalkan perang di dalamnya bagi seorang pun sebelumku, dan dihalalkan bagiku sesaat. Jadi negeri ini haram dengan pengharam Allah hingga hari kiamat. Binatang buruannya tidak boleh diburu, pepohonannya tidak boleh ditebang, barang temuannya tidak boleh dipungut kecuali bagi yang hendak mengumumkannya dan rerumputannya tidak boleh dicabut." Lalu Al Abbas berkata; "Kecuali idzkir, itu karena untuk (keperluan) rumah-rumah mereka dan menghiasinya." Maka beliau bersabda: "Kecuali idzkir, dan tidak ada hijrah, akan tetapi jihad dan niat. Dan apabila kalian diminta berangkat (berperang), maka berangkatlah kalian."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] "Yahya bin Adam bin Sulaiman, maula keluarga Abi Mu'ith", Al Umawiy, Abu Zakariya, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 203 H, hidup di Kufah, wafat di Falisthina.
  2. [2] Al Mufadlol bin Muhalhal, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 167 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Manshur bin Al Mu'tamir, As Sulamiy, Abu 'Ittab, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 132 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Mujahid bin Jabar, Al makhzumiy, Abu Al Hajjaj, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 102 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  5. [5] Thawus bin Kaisan, Al Yamaniy Al Jundiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 106 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  6. [6] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.