Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ بْنُ عُتْبَةَ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ بَيْعِ الْغَرَرِ
قَالَ أَيُّوبُ وَفَسَّرَ يَحْيَى بَيْعَ الْغَرَرِ قَالَ إِنَّ مِنْ الْغَرَرِ ضَرْبَةَ الْغَائِصِ وَبَيْعُ الْغَرَرِ الْعَبْدُ الْآبِقُ وَبَيْعُ الْبَعِيرِ الشَّارِدِ وَبَيْعُ الْغَرَرِ مَا فِي بُطُونِ الْأَنْعَامِ وَبَيْعُ الْغَرَرِ تُرَابُ الْمَعَادِنِ وَبَيْعُ الْغَرَرِ مَا فِي ضُرُوعِ الْأَنْعَامِ إِلَّا بِكَيْلٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Aswad[1] telah menceritakan kepada kami Ayyub bin 'Utbah[2] dari Yahya bin Abu Katsir[3] dari 'Atho`[4] dari Ibnu Abbas[5], ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang jual beli gharar." Ayyub berkata; bahwasanya Yahya menafsirkan jual beli gharar, dia berkata; "Di antara bentuk (jual beli) gharar adalah (menjual sesuatu) yang diperoleh dengan menyelam terlebih dahulu, menjual budak yang kabur, menjual unta yang tersesat, (jual beli) gharar adalah janin yang masih dalam perut binatang, (jual beli) gharar adalah jual beli hasil tambang yang masih terpendam, (jual beli) gharar adalah susu yang masih di dalam ambing binatang, kecuali dengan ditakar."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Al Aswad bin 'Amir, Asy Samiy, Abu 'Abdur Rahman, Syadzan, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 208 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Ayyub bin 'Utbah, Al Yamamiy, Abu Yahya, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 160 H, hidup di Yamamah.
  3. [3] Yahya bin Abi Katsir Shalih bin Al Mutawakkil, Ath Tha'iy Al Bashriy, Abu Nashr, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 132 H, hidup di Yamamah.
  4. [4] Atha' bin Abi Rabbah Aslam, Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 114 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.