Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ حَدَّثَنَا هِلَالٌ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَظَرَ إِلَى أُحُدٍ فَقَالَ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ مَا يَسُرُّنِي أَنَّ أُحُدًا لِآلِ مُحَمَّدٍ ذَهَبًا أُنْفِقُهُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَمُوتُ يَوْمَ أَمُوتُ وَعِنْدِي مِنْهُ دِينَارَانِ إِلَّا أَنْ أُعِدَّهُمَا لِدَيْنٍ قَالَ فَمَاتَ وَمَا تَرَكَ دِينَارًا وَلَا دِرْهَمًا وَلَا عَبْدًا وَلَا وَلِيدَةً وَتَرَكَ دِرْعَهُ رَهْنًا عِنْدَ يَهُودِيٍّ عَلَى ثَلَاثِينَ صَاعًا مِنْ شَعِيرٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdush Shamad[1] telah menceritakan kepada kami Tsabit[2] telah menceritakan kepada kami Hilal[3] dari Ikrimah[4] dari Ibnu Abbas[5]; bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melihat ke arah (bukit) Uhud, lalu bersabda: "Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tanganNya, tidaklah menggembirakanku bahwa Uhud berubah menjadi emas untuk keluarga Muhammad yang aku infakkan fi sabilillah, sehingga ketika aku meninggal pada hari meninggalku hanya meninggalkan dua dinar saja darinya, kecuali dua dinar yang aku persiapkan untuk melunasi hutang bila ada." Lalu ketika beliau meninggal dunia, tidak meninggalkan dinar pun dan tidak pula dirham, tidak budak laki-laki dan tidak pula budak perempuan, beliau hanya meninggalkan baju besinya yang digadaikan kepada seorang Yahudi dengan tiga puluh sha' gandum.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Abdush Shamad bin 'Abdul Warits bin Sa'id bin Dzakwan, Al 'Anbariy At Tanawwuriy, Abu Sahal, Abdaus, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 207 H, hidup di Bashrah.
  2. [2] Tsabit bin Yazid, Abu Zaid, Al Ahwal, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 169 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Hilal bin Khabab, Al 'Abdiy Al Bashriy, Abu Al 'Alaa', Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 144 H, hidup di Mada'in, wafat di Mada'in.
  4. [4] "Ikrimah, maula Ibnu 'Abbas", Al Barburiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.