Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنِي حُجَيْنُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا إِسْرَائِيلُ عَنْ عَبْدِ الْأَعْلَى عَنِ ابْنِ جُبَيْرٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ
أَنَّ رَجُلًا مِنْ الْأَنْصَارِ وَقَعَ فِي أَبٍ لِلْعَبَّاسِ كَانَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ فَلَطَمَهُ الْعَبَّاسُ فَجَاءَ قَوْمَهُ فَقَالُوا وَاللَّهِ لَنَلْطِمَنَّهُ كَمَا لَطَمَهُ فَلَبِسُوا السِّلَاحَ فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَعِدَ الْمِنْبَرَ فَقَالَ أَيُّهَا النَّاسُ أَيُّ أَهْلِ الْأَرْضِ أَكْرَمُ عَلَى اللَّهِ قَالُوا أَنْتَ قَالَ فَإِنَّ الْعَبَّاسَ مِنِّي وَأَنَا مِنْهُ فَلَا تَسُبُّوا مَوْتَانَا فَتُؤْذُوا أَحْيَاءَنَا فَجَاءَ الْقَوْمُ فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ نَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ غَضَبِكَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepadaku Hujain bin Al Mutsanna[1] telah menceritakan kepada kami Israil[2] dari Abdul A'la[3] dari Ibnu Jubair[4] dari Ibnu Abbas[5]; bahwa seorang laki-laki dari kaum Anshar mencela leluhur Al Abbas pada masa Jahiliyah, lalu Al 'Abbas menamparnya, maka dia mendatangi kaumnya sehingga mereka berkata; "Demi Allah, sungguh kami akan menamparnya sebagaimana dia telah menamparnya." Lalu mereka menghunus pedang mereka, kemudian hal ini sampai kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka beliau pun naik ke atas mimbar dan bersabda: "Wahai manusia, siapakah penduduk bumi yang paling mulia di sisi Allah?" Mereka menyawab, "Engkau." Beliau bersabda: "Sesungguhnya Al Abbas adalah bagian dariku dan aku bagian darinya, maka janganlah kalian mencela orang-orang kami yang telah meninggal, karena itu akan menyakiti orang-orang kami yang masih hidup." Maka kaum itu datang dan berkata; "Wahai Rasulullah, kami berlindung kepada Allah dari kemarahanmu."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Hujain bin Al Mutsannaa, Abu 'Umar, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 205 H, hidup di Himsh, wafat di Baghdad.
  2. [2] Isra'il bin Yunus bin Abi Ishaq, As Subay'iy Al Hamdaniy, Abu Yusuf, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Abdul A'laa bin 'Amir , Ats Tsa'labiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.
  4. [4] Sa'id bin Jubair bin Hisyam, Al Asadiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 94 H, hidup di Kufah, wafat di Iraq.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.