Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ يَعْنِي ابْنَ عِيسَى قَالَ أَخْبَرَنَا مَالِكٌ عَنْ زَيْدٍ يَعْنِي ابْنَ أَسْلَمَ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
خَسَفَتْ الشَّمْسُ فَصَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالنَّاسُ مَعَهُ فَقَامَ قِيَامًا طَوِيلًا قَالَ نَحْوًا مِنْ سُورَةِ الْبَقَرَةِ ثُمَّ رَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا ثُمَّ رَفَعَ فَقَامَ قِيَامًا طَوِيلًا وَهُوَ دُونَ الْقِيَامِ الْأَوَّلِ ثُمَّ رَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا وَهُوَ دُونَ الرُّكُوعِ الْأَوَّلِ ثُمَّ سَجَدَ ثُمَّ قَامَ فَقَامَ قِيَامًا طَوِيلًا وَهُوَ دُونَ الْقِيَامِ الْأَوَّلِ ثُمَّ رَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا وَهُوَ دُونَ الرُّكُوعِ الْأَوَّلِ قَالَ عَبْد اللَّهِ قَالَ أَبِي وَفِيمَا قَرَأْتُ عَلَى عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ ثُمَّ قَامَ قِيَامًا طَوِيلًا قَالَ دُونَ الْقِيَامِ الْأَوَّلِ ثُمَّ رَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا وَهُوَ دُونَ الرُّكُوعِ الْأَوَّلِ ثُمَّ قَامَ قِيَامًا طَوِيلًا وَهُوَ دُونَ الْقِيَامِ الْأَوَّلِ ثُمَّ رَكَعَ رُكُوعًا طَوِيلًا وَهُوَ دُونَ الرُّكُوعِ الْأَوَّلِ ثُمَّ سَجَدَ ثُمَّ انْصَرَفَ ثُمَّ رَجَعَ إِلَى حَدِيثِ إِسْحَاقَ ثُمَّ انْصَرَفَ وَقَدْ تَجَلَّتْ الشَّمْسُ فَقَالَ إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ لَا يَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلَا لِحَيَاتِهِ فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَاذْكُرُوا اللَّهَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ رَأَيْنَاكَ تَنَاوَلْتَ شَيْئًا فِي مَقَامِكَ ثُمَّ رَأَيْنَاكَ تَكَعْكَعْتَ فَقَالَ إِنِّي رَأَيْتُ الْجَنَّةَ فَتَنَاوَلْتُ مِنْهَا عُنْقُودًا وَلَوْ أَخَذْتُهُ لَأَكَلْتُمْ مِنْهُ مَا بَقِيَتْ الدُّنْيَا وَرَأَيْتُ النَّارَ فَلَمْ أَرَ كَالْيَوْمِ مَنْظَرًا قَطُّ وَرَأَيْتُ أَكْثَرَ أَهْلِهَا النِّسَاءَ قَالُوا لِمَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ بِكُفْرِهِنَّ قِيلَ أَيَكْفُرْنَ بِاللَّهِ قَالَ يَكْفُرْنَ الْعَشِيرَ وَيَكْفُرْنَ الْإِحْسَانَ لَوْ أَحْسَنْتَ إِلَى إِحْدَاهُنَّ الدَّهْرَ ثُمَّ رَأَتْ مِنْكَ شَيْئًا قَالَتْ مَا رَأَيْتُ مِنْكَ خَيْرًا قَطُّ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ishaq[1] yakni Ibnu Isa berkata; telah mengabarkan kepada kami Malik[2] dari Zaid yakni Ibnu Aslam[3] dari 'Atho` bin Yasar[4] dari Ibnu Abbas[5], ia berkata; "ketika terjadi gerhana matahai, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan shalat bersama orang-orang. Beliau berdiri lama sekali sekitar (bacaan) surat Al Baqarah. Kemudian beliau ruku' lama, lalu bangkit (dari ruku) kemudian berdiri, lama namun tidak lebih lama daripada berdiri yang pertama, kemudian sujud. Setelah itu beliau berdiri lama namun lebih pendek daripada ruku' yang pertama." Abdullah bin Ahmad berkata, Ayahku berkata; Yang aku bacakan kepada Abdurrahman[6] adalah; Ibnu Abbas berkata; "Lalu beliau berdiri lama." Ia berkata; "Namun lebih pendek daripada berdiri yang pertama, kemudian ruku' lama tapi lebih pendek daripada berdiri yang pertama, kemudian ruku' lama namun lebih pendek dari ruku' yang pertama, kemudian sujud, lalu selesai." Kemudian kembali kepada hadits Ishaq. ketika selesai matahari sudah terang kembali, dan beliau bersabda: "Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang dan tidak pula Karena hidupnya seseorang. Apabila kalian melihat hal itu (yakni gerhana), maka berdzikirlah kepada Allah." Orang-orang berkata; "Wahai Rasulullah, kami melihatmu menerima sesuatu di tempatmu itu, lalu kami melihatmu mundur." Beliau bersabda: "Sesungguhnya aku melihat surga, lalu aku menerima buah darinya, seandainya aku mengambilnya, niscaya kalian bisa memakan darinya selama dunia masih ada. Dan aku melihat Neraka, sungguh aku belum pernah melihat pemandangan seperti (yang aku lihat) hari ini, dan aku melihat kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita." Mereka berkata lagi; "Mengapa demikian wahai Rasulullah?" beliau menjawab: "Karena keingkaran mereka." Kemudian ditanyakan; "Apakah mereka ingkar kepada Allah?" beliau menjawab: "Mereka ingkar terhadap suami, dan mengingkari kebaikan. Yaitu bila engkau berbuat baik kepada seseorang di antara mereka sepanjang masa, lalu ia melihat sesuatu (yang buruk) padamu, maka ia mengatakan; 'Aku tidak pernah melihat kebaikan sedikit pun padamu.'"

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ishaq bin 'Isa vbin Najih, Al Baghdadiy, Abu Ya'qub, Abu Ath Thabaa', Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 215 H, hidup di Adzanah, wafat di Adzanah.
  2. [2] Malik bin Anas bin Malik bin Abi 'Amir, Al Ashbahiy Al Humairiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 179 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  3. [3] Zaid bin Aslam, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu Usamah, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 136 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  4. [4] Atha' bin Yasar, Al Hilaliy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 103 H, hidup di Madinah, wafat di Iskandariyah.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  6. [6] Abdur Rahman bin Mahdiy bin Hassan bin 'Abdur Rahman, Al 'Anbariy Al Lu'lu'iy, Abu Sa'id, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.