Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ وَيُونُسُ قَالَا حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ عَنْ أَبِي عَاصِمٍ الْغَنَوِيِّ عَنْ أَبِي الطُّفَيْلِ قَالَ قُلْتُ لِابْنِ عَبَّاسٍ
يَزْعُمُ قَوْمُكَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَمَلَ بِالْبَيْتِ وَأَنَّ ذَلِكَ سُنَّةٌ فَقَالَ صَدَقُوا وَكَذَبُوا قُلْتُ وَمَا صَدَقُوا وَمَا كَذَبُوا قَالَ صَدَقُوا رَمَلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْبَيْتِ وَكَذَبُوا لَيْسَ بِسُنَّةٍ إِنَّ قُرَيْشًا قَالَتْ زَمَنَ الْحُدَيْبِيَةِ دَعُوا مُحَمَّدًا وَأَصْحَابَهُ حَتَّى يَمُوتُوا مَوْتَ النَّغَفِ فَلَمَّا صَالَحُوهُ عَلَى أَنْ يَقْدَمُوا مِنْ الْعَامِ الْمُقْبِلِ وَيُقِيمُوا بِمَكَّةَ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ فَقَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالْمُشْرِكُونَ مِنْ قِبَلِ قُعَيْقِعَانَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِأَصْحَابِهِ ارْمُلُوا بِالْبَيْتِ ثَلَاثًا وَلَيْسَ بِسُنَّةٍ قُلْتُ وَيَزْعُمُ قَوْمُكَ أَنَّهُ طَافَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ عَلَى بَعِيرٍ وَأَنَّ ذَلِكَ سُنَّةٌ فَقَالَ صَدَقُوا وَكَذَبُوا فَقُلْتُ وَمَا صَدَقُوا وَكَذَبُوا فَقَالَ صَدَقُوا قَدْ طَافَ بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ عَلَى بَعِيرٍ وَكَذَبُوا لَيْسَ بِسُنَّةٍ كَانَ النَّاسُ لَا يُدْفَعُونَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا يُصْرَفُونَ عَنْهُ فَطَافَ عَلَى بَعِيرٍ لِيَسْمَعُوا كَلَامَهُ وَلَا تَنَالُهُ أَيْدِيهِمْ قُلْتُ وَيَزْعُمُ قَوْمُكَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَعَى بَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَأَنَّ ذَلِكَ سُنَّةٌ قَالَ صَدَقُوا إِنَّ إِبْرَاهِيمَ لَمَّا أُمِرَ بِالْمَنَاسِكِ عَرَضَ لَهُ الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَسْعَى فَسَابَقَهُ فَسَبَقَهُ إِبْرَاهِيمُ ثُمَّ ذَهَبَ بِهِ جِبْرِيلُ إِلَى جَمْرَةِ الْعَقَبَةِ فَعَرَضَ لَهُ شَيْطَانٌ قَالَ يُونُسُ الشَّيْطَانُ فَرَمَاهُ بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ حَتَّى ذَهَبَ ثُمَّ عَرَضَ لَهُ عِنْدَ الْجَمْرَةِ الْوُسْطَى فَرَمَاهُ بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ قَالَ قَدْ تَلَّهُ لِلْجَبِينِ قَالَ يُونُسُ وَثَمَّ تَلَّهُ لِلْجَبِينِ وَعَلَى إِسْمَاعِيلَ قَمِيصٌ أَبْيَضُ وَقَالَ يَا أَبَتِ إِنَّهُ لَيْسَ لِي ثَوْبٌ تُكَفِّنُنِي فِيهِ غَيْرُهُ فَاخْلَعْهُ حَتَّى تُكَفِّنَنِي فِيهِ فَعَالَجَهُ لِيَخْلَعَهُ فَنُودِيَ مِنْ خَلْفِهِ
{ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا }
فَالْتَفَتَ إِبْرَاهِيمُ فَإِذَا هُوَ بِكَبْشٍ أَبْيَضَ أَقْرَنَ أَعْيَنَ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ لَقَدْ رَأَيْتُنَا نَبِيعُ هَذَا الضَّرْبَ مِنْ الْكِبَاشِ قَالَ ثُمَّ ذَهَبَ بِهِ جِبْرِيلُ إِلَى الْجَمْرَةِ الْقُصْوَى فَعَرَضَ لَهُ الشَّيْطَانُ فَرَمَاهُ بِسَبْعِ حَصَيَاتٍ حَتَّى ذَهَبَ ثُمَّ ذَهَبَ بِهِ جِبْرِيلُ إِلَى مِنًى قَالَ هَذَا مِنًى قَالَ يُونُسُ هَذَا مُنَاخُ النَّاسِ ثُمَّ أَتَى بِهِ جَمْعًا فَقَالَ هَذَا الْمَشْعَرُ الْحَرَامُ ثُمَّ ذَهَبَ بِهِ إِلَى عَرَفَةَ
فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ هَلْ تَدْرِي لِمَ سُمِّيَتْ عَرَفَةَ قُلْتُ لَا قَالَ إِنَّ جِبْرِيلَ قَالَ لِإِبْرَاهِيمَ عَرَفْتَ قَالَ يُونُسُ هَلْ عَرَفْتَ قَالَ نَعَمْ قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ فَمِنْ ثَمَّ سُمِّيَتْ عَرَفَةَ ثُمَّ قَالَ هَلْ تَدْرِي كَيْفَ كَانَتْ التَّلْبِيَةُ قُلْتُ وَكَيْفَ كَانَتْ قَالَ إِنَّ إِبْرَاهِيمَ لَمَّا أُمِرَ أَنْ يُؤَذِّنَ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ خَفَضَتْ لَهُ الْجِبَالُ رُءُوسَهَا وَرُفِعَتْ لَهُ الْقُرَى فَأَذَّنَ فِي النَّاسِ بِالْحَجِّ حَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ الْغَنَوِيُّ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الطُّفَيْلِ فَذَكَرَهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ لَا تَنَالُهُ أَيْدِيهِمْ وَقَالَ وَثَمَّ تَلَّ إِبْرَاهِيمُ إِسْمَاعِيلَ لِلْجَبِينِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Suraij[1] dan Yunus[2] keduanya berkata; telah mengabarkan kepada kami Hammad yakni Ibnu Salamah[3] dari Abu 'Ashim Al Ghanawi[4] dari Abu Ath Thufail[5], ia berkata; "Aku berkata kepada Ibnu Abbas[6], "Kaummu menyangka bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berjalan cepat di Baitullah sebagai sunnah." Ibnu Abbas berkata; "Mereka benar dan mereka juga dusta." Aku berkata; "Apa yang benar? Ibnu Abbas berkata; "Mereka benar bila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam jalan cepat ketika di Ka'bah, mereka berdusta bila hal itu termasuk sunnah, Sesungguhnya orang-orang Quraisy berkata pada zaman terjadinya perjanjian Hudaibiyah; "Biarkanlah Muhammad dan para sahabatnya hingga mereka mati seperti matinya ulat. Tatkala mereka berdamai dengan beliau agar mereka datang pada tahun yang akan datang dan bermukim di Makkah selama tiga hari. Rasulullah shallAllahu wa'alaihi wa sallam datang sementara orang-orang musyrik dari arah Qu'aiqi'an. Lalu Rasulullah shallAllahu wa'alaihi wa sallam berkata kepada para sahabatnya: "Percepatlah langkah kalian di Ka'bah sebanyak tiga kali, dan bukanlah sesuatu yang sunah." Aku berkata; kaummu mengaku bahwa Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam thawaf antara Shafa dan Marwa di atas untanya, dan hal tersebut merupakan sesuatu yang sunah." Ibnu Abbas menjawab; "Mereka telah benar dan berdusta." Aku berkata; "Kebenaran apakah yang mereka katakan? Dan kedustaan apakah yang mereka ucapkan? Ibnu Abbas berkata; "Mereka benar, Rasulullah shallAllahu wa'alaihi wa sallam telah melakukan thawaf antara Shafa dan Marwa di atas untanya, dan mereka berdusta, karena hal tersebut bukanlah sunah. Dahulu orang-orang tidak ditolak dari Rasulullah shallAllahu wa'alaihi wa sallam dan tidak dipalingkan dari beliau, beliau melakukan thawaf di atas untanya agar mereka mendengar perkataannya dan melihat tempatnya, serta tidak bisa dicapai tangan mereka." Aku berkata; "Kaummu juga mengaku bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sa'I antara shafa dan marwa dan hal itu merupakan suatu hal yang sunnah." Ibnu Abbas menjawab; "Mereka benar, sesungguhnya ketika Ibrahim diperintahkan untuk melaksanakan manasik haji, tiba-tiba muncullah syaitan ditempat sa'I, lalu setan mendahuluinya, Ibrahim pun mendahuluinya, kemudian ia bersama Jibril pergi menuju Jumrah Aqabah, ternyata setan menampakkan dirinya di tempat tersebut, Yunus[2] mengatakan; "As Syaitan" lantas keduanya melempari setan dengan tujuh kerikil hingga ia pergi, kemudian ia menampakkan dirinya di Jumrah wustha, lalu keduanya melempari dengan tujuh kerikil, setelah itu Ibrahim telah membaringkannya -anaknya- di atas pelipisnya, saat itu Isma'il tengah mengenakan baju putih, Isma'il berkata; "Wahai ayahku, sesungguhnya aku tidak memiliki baju yang lain untuk mengkafaniku selain ini, maka tanggalkanlah agar engkau dapat mengkafaniku dengannya, lalu Ibrahim pun berusaha menanggalkannya, lalu diseru dari belakangnya; "Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu." QS Ash Shafat; 104-105, maka Ibrahim menoleh ke belakang, ternyata ada seekor domba putih dan bertanduk. Ibnu Abbas melanjutkan; "Kami telah melihat kami telah menjual domba tersebut, dia melanjutkan; "Kemudian Ibrahim membawanya ke Jumrah Al Qushwa, lalu setan menampakkan dirinya, maka Ibrahim melemparinya dengan tujuh kerikil hingga pergi, kemudian Jibril membawanya menuju Mina, Jibril mengatakan; "Ini adalah Mina." - Yunus[2] mengatakan; "Ini adalah tempat singgahnya manusia- setelah itu Jibril membawanya menuju Jam'un (Muzdalifah) lalu ia berkata; "Ini adalah masy'aril haram." Kemudian Jibril membawanya menuju 'Arafah." Ibnu Abbas[6] mengatakan; "Tahukah kamu, kenapa dinamakan 'Arafah?" aku menjawab; "Tidak." Ibnu Abbas berkata; "Sesungguhnya Jibril pernah berkata kepada Ibrahim 'arafta (tahukah kamu)? ' - Yunus[2] mengatakan; "hal 'arafta (apakah kamu tahu)? - Ibrahim menjawab; "Ya, " Ibnu Abbas berkata; "Oleh karena itu, ia dinamakan 'Arafah, kemudian Ibnu Abbas berkata; "Tahukah kamu bagaimana awal mulanya talbiyah itu? Aku balik bertanya; "Bagaimana itu? Ibnu Abbas berkata; "Sesungguhnya katika Ibrahim diperintahkan untuk menyerukan haji kepada manusia, gunung-gunung menundukkan kepadanya dan di angkatlah desa-desa kepadanya, lalu Ibrahim menyerukan haji kepada manusia." Telah menceritakan kepada kami Mu`ammal[11] telah menceritakan kepada kami Hammad[12] telah menceritakan kepada kami Abu 'Ashim Al Ghanawi[4] dia berkata; aku mendenga Abu Ath Thufail[5], kemudian dia menyebutkan hadits tersebut, hanya saja ia menyebutkan; "Tidak diraih oleh tangan mereka." Disanalah Ibrahim membaringkan Isma'il pada pelipisnya."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Suraij bin An Nu'man bin Marwan, Al Jawhariy, Abu Al Husain, Al Lu'lui'iy, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 217 H, hidup di Baghdad.
  2. [2] Yunus bin Muhammad bin Muslim, Abu Muhammad, Al Mu'addib, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 207 H, hidup di Baghdad.
  3. [3] Hammad bin Salamah bin Dinar, Abu Salamah, Al Khazzaz, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 167 H, hidup di Bashrah.
  4. [4] Abu 'Ashim, Al Ghanawiy, Abu 'Ashim, Tabi'in kalangan biasa.
  5. [5] Amir bin Watsilah bin 'Abdullah , Al Laitsiy, Abu Ath Thufail, Shahabat, wafat tahun 110 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  6. [6] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  7. [7] Yunus bin Muhammad bin Muslim, Abu Muhammad, Al Mu'addib, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 207 H, hidup di Baghdad.
  8. [8] Yunus bin Muhammad bin Muslim, Abu Muhammad, Al Mu'addib, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 207 H, hidup di Baghdad.
  9. [9] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  10. [10] Yunus bin Muhammad bin Muslim, Abu Muhammad, Al Mu'addib, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 207 H, hidup di Baghdad.
  11. [11] Mu'ammal bin Isma'il, Al 'Adawiy, Abu 'Abdur Rahman, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 206 H, hidup di Bashrah.
  12. [12] Hammad bin Salamah bin Dinar, Abu Salamah, Al Khazzaz, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 167 H, hidup di Bashrah.
  13. [13] Abu 'Ashim, Al Ghanawiy, Abu 'Ashim, Tabi'in kalangan biasa.
  14. [14] Amir bin Watsilah bin 'Abdullah , Al Laitsiy, Abu Ath Thufail, Shahabat, wafat tahun 110 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.