Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ جَعْدَةَ عَنْ أُمِّ هَانِئٍ وَهِيَ جَدَّتُهُ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا يَوْمَ الْفَتْحِ فَأُتِيَ بِشَرَابٍ فَشَرِبَ ثُمَّ نَاوَلَنِي فَقُلْتُ إِنِّي صَائِمَةٌ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْمُتَطَوِّعَ أَمِيرٌ عَلَى نَفْسِهِ فَإِنْ شِئْتِ فَصُومِي وَإِنْ شِئْتِ فَأَفْطِرِي

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ja'far[1] berkata, telah menceritakan kepada kami Syu'bah[2] dari Ja'dah[3] dari Ummu Hani'[4] dia adalah neneknya, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menemuinya pada hari Fathu Makkah. Beliau diberi minuman, setelah meminumnya beliau berikan kepadaku, lantas aku pun berkata, "Saya sedang berpuasa." Beliau bersabda: "Seorang yang berpuasa sunnah adalah pemimpin bagi dirinya, jika ia mau maka ia berpuasa jika ia mau maka ia boleh berbuka."