Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ قَالَ وَجَدْتُ هَذَا الْحَدِيثَ فِي كِتَابِ أَبِي بِخَطِّهِ حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا جَعْفَرٌ الْأَحْمَرُ عَنْ قَابُوسَ عَنْ أَبِيهِ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تَصْلُحُ قِبْلَتَانِ فِي مِصْرٍ وَاحِدٍ وَلَا عَلَى الْمُسْلِمِينَ جِزْيَةٌ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdullah berkata; aku mendapatkan hadits ini dari kitab ayahku dengan tulisannya; telah menceritakan kepada kami Aswad bin Amir[1] telah menceritakan kepada kami Ja'far Al Ahmar[2] dari Qabus[3] dari ayahnya[4] dari Ibnu Abbas[5], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidak dibenarkan adanya dua kiblat di satu tempat, dan (tidak dibenarkan pula) jizyah (upeti) atas kaum Muslimin."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Al Aswad bin 'Amir, Asy Samiy, Abu 'Abdur Rahman, Syadzan, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 208 H, hidup di Baghdad, wafat di Baghdad.
  2. [2] Ja'far bin Ziyad, Abu 'Abdullah , Al Ahmar , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 167 H, hidup di Kufah.
  3. [3] Qabus bin Abi Zhabyan, Al Janbiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Kufah.
  4. [4] Hushain bin Jundub bin 'Amru bin Al Harits, Abu Zhabyan, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 90 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.