Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ عَنْ مُعَاوِيَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي قَيْسٍ قَالَ
سَأَلْتُ عَائِشَةَ بِكَمْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوتِرُ قَالَتْ بِأَرْبَعٍ وَثَلَاثٍ وَسِتٍّ وَثَلَاثٍ وَثَمَانٍ وَثَلَاثٍ وَعَشْرَةٍ وَثَلَاثٍ وَلَمْ يَكُنْ يُوتِرُ بِأَكْثَرَ مِنْ ثَلَاثَ عَشْرَةَ وَلَا أَنْقَصَ مِنْ سَبْعٍ وَكَانَ لَا يَدَعُ رَكْعَتَيْنِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdurahman[1] dari Muawiyah[2] dari Abdullah bin Abi Qais[3] bekrata; saya bertanya kepada Aisyah[4]; "Dengan berapa reka'at Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam melakukan shalat witir?." (Aisyah) menjawab; dengan empat dan tiga, enam dan tiga, delapan dan tiga, serta sepuluh dan tiga. Dan beliau tidak pernah berwitir lebih dari tiga belas dan tidak pernah kurang dari tujuh dan beliau tidak pernah meninggalkan dua reka'at (sebelum shubuh)."