Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ قَالَ أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَقْرَأُ فِي شَيْءٍ مِنْ صَلَاةِ اللَّيْلِ جَالِسًا حَتَّى دَخَلَ فِي السِّنِّ وَكَانَ إِذَا بَقِيَتْ عَلَيْهِ ثَلَاثُونَ آيَةً أَوْ أَرْبَعُونَ قَامَ فَقَرَأَهَا ثُمَّ سَجَدَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abdurrazzaq[1], dia berkata; Telah mengabarkan kepada kami Sufyan[2] dari Hisyam bin Urwah[3] dari ayahnya[4] dari Aisyah[5] berkata; "Nabi Shallallahu'alaihiwasallam tidak pernah membaca ayat dalam shalat malam dengan duduk, hingga ketika beliau telah tua (beliau membacanya dengan duduk), dan jika masih tersisa tiga puluh atau empat puluh ayat beliau berdiri dan membaca yang tersisa kemudian sujud (setelah ruku')."