Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنِ الْأَعْمَشِ عَنِ الْحَكَمِ عَنْ مِقْسَمٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِعَرَفَاتٍ وَاقِفًا وَقَدْ أَرْدَفَ الْفَضْلَ فَجَاءَ أَعْرَابِيٌّ فَوَقَفَ قَرِيبًا وَأَمَةٌ خَلْفَهُ فَجَعَلَ الْفَضْلُ يَنْظُرُ إِلَيْهَا فَفَطِنَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَجَعَلَ يَصْرِفُ وَجْهَهُ قَالَ ثُمَّ قَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ لَيْسَ الْبِرُّ بِإِيجَافِ الْخَيْلِ وَلَا الْإِبِلِ فَعَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ قَالَ ثُمَّ أَفَاضَ قَالَ فَمَا رَأَيْتُهَا رَافِعَةً يَدَهَا عَادِيَةً حَتَّى أَتَى جَمْعًا قَالَ فَلَمَّا وَقَفَ بِجَمْعٍ أَرْدَفَ أُسَامَةَ ثُمَّ قَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ الْبِرَّ لَيْسَ بِإِيجَافِ الْخَيْلِ وَالْإِبِلِ فَعَلَيْكُمْ بِالسَّكِينَةِ قَالَ ثُمَّ أَفَاضَ فَمَا رَأَيْتُهَا رَافِعَةً يَدَهَا عَادِيَةً حَتَّى أَتَتْ مِنًى فَأَتَانَا سَوَادَ ضَعْفَى بَنِي هَاشِمٍ عَلَى حُمُرَاتٍ لَهُمْ فَجَعَلَ يَضْرِبُ أَفْخَاذَنَا وَيَقُولُ يَا بَنِيَّ أَفِيضُوا وَلَا تَرْمُوا الْجَمْرَةَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Muhammad[1] telah menceritakan kepada kami Jarir[2] dari Al A'masy[3] dari Al Hakam[4] dari Miqsam[5] dari Ibnu Abbas[6], ia berkata; Aku melihat Nabi shallallahu 'alaihi wasallam berdiri di Arafah dengan membonceng Al Fadhl, lalu seorang badui datang dan berdiri di dekatnya, sementara seorang gadis berada di belakangnya hingga Al Fadhl dapat melihat gadis tersebut, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengetahui hal itu lalu beliau pun memalingkan wajah Fadhl. Ibnu Abbas berkata; Kemudian beliau bersabda: "Wahai manusia, kebaikan itu bukanlah dengan mempercepat kuda dan tidak pula unta. Maka dari itu, hendaklah kalian tenang." Kemudian beliau bertolak. Maka aku tidak melihat (unta dan kuda) mengangkat kakinya tinggi-tinggi (bergerak cepat) hingga mencapai Jam'un. Ketika sampai di Jam'un, beliau membonceng Usamah, lalu bersabda: "Wahai manusia, sesungguhnya kebaikan itu bukan dengan mempercepat kuda dan tidak pula unta. Maka dari itu, hendaklah kalian tenang." Kemudian beliau bertolak. Maka aku tidak melihat (unta dan kuda) mengangkat kakinya tinggi-tinggi (bergerak cepat) hingga mencapai Mina. Lalu kami didatangi oleh sekelompok orang lemah dari bani Hasyim yang menunggangi unta merah mereka, lalu beliau menepuk paha kami dan bersabda: "Wahai anakku, bertolaklah tapi janganlah kalian melempar jumrah hingga terbit matahari."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Utsman bin Muhammad bin Ibrahim bin 'Utsman, Al 'Abasiy, AbuAl Hasan, Ibnu Abi Syaibah, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 239 H, hidup di Kufah.
  2. [2] Jarir bin Hazim bin Zaid, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 170 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Sulaiman bin Mihran, Al Asadiy Al Kahiliy, Abu Muhammad, Al A'masy, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 147 H, hidup di Kufah.
  4. [4] Al Hakam bin 'Utaibah, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 113 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  5. [5] "Miqsam bin Bajarah, maula 'Abdullah bin Al Harits", Al Hasyimiy, Abu Al Qasim, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 101 H, hidup di Marur Rawdz.
  6. [6] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.