Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ ذَكَرُوهُ يَعْنِي الدَّجَّالَ فَقَالَ مَكْتُوبٌ بَيْنَ عَيْنَيْهِ ك ف ر فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ لَمْ أَسْمَعْهُ يَقُولُ ذَاكَ وَلَكِنْ قَالَ
أَمَّا إِبْرَاهِيمُ عَلَيْهِ السَّلَام فَانْظُرُوا إِلَى صَاحِبِكُمْ قَالَ يَزِيدُ يَعْنِي نَفْسَهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَمَّا مُوسَى فَرَجُلٌ آدَمُ جَعْدٌ طُوَالٌ عَلَى جَمَلٍ أَحْمَرَ مَخْطُومٍ بِخُلْبَةٍ كَأَنِّي أَنْظُرُ إِلَيْهِ وَقَدْ انْحَدَرَ فِي الْوَادِي يُلَبِّي
قَالَ أَبِي قَالَ هُشَيْمٌ الْخُلْبَةُ اللِّيفُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yazid[1] telah mengabarkan kepada kami Ibnu 'Aun[2] dari Mujahid[3] berkata; Mereka membicarakannya yakni tentang Dajjal. Ia mengatakan; "Tertulis di antara kedua matanya Kaaf fa` Ra`." Lalu Ibnu Abbas[4] berkata; Aku belum pernah mendengar beliau mengatakan itu, akan tetapi beliau mengatakan: "Adapun Ibrahim 'alaihis salam, maka lihatlah kepada teman kalian." Yazid mengatakan; Maksudnya adalah diri beliau Salallahu 'Alaihi wa sallam."Sedangkan Musa 'alaihis salam adalah seorang laki-laki (berkulit) kecoklatan dan bertubuh tinggi serta kekar yang sedang (menunggang) unta merah yang tali kendalinya terbuat dari sabut kurma, seolah-olah aku melihat kepadanya ketika menuruni lembah sambil bertalbiyah." (Abdullah bin Ahmad) berkata; Ayahku berkata; Husyaim berkata; "Tali yang terbuat dari sabut kurma."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yazid bin Harun, As Sulamiy, Abu Khalid, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 206 H, hidup di Hait, wafat di Hait .
  2. [2] Abdullah bin 'Aun bin Arthaban, Al Muzaniy Al Kharaz, Abu 'Aun, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Mujahid bin Jabar, Al makhzumiy, Abu Al Hajjaj, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 102 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  4. [4] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.