Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا سُرَيْجٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي الزِّنَادِ عَنْ هِشَامِ بْنِ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ
يَا ابْنَ أُخْتِي كَانَ شَعْرُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَوْقَ الْوَفْرَةِ وَدُونَ الْجُمَّةِ وَايْمُ اللَّهِ يَا ابْنَ أُخْتِي إِنْ كَانَ لَيَمُرُّ عَلَى آلِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الشَّهْرُ مَا يُوقَدُ فِي بَيْتِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ نَارٍ إِلَّا أَنْ يَكُونَ اللُّحَيْمُ وَمَا هُوَ إِلَّا الْأَسْوَدَانِ الْمَاءُ وَالتَّمْرُ إِلَّا أَنَّ حَوْلَنَا أَهْلَ دُورٍ مِنْ الْأَنْصَارِ جَزَاهُمْ اللَّهُ خَيْرًا فِي الْحَدِيثِ وَالْقَدِيمِ فَكُلُّ يَوْمٍ يَبْعَثُونَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِغَزِيرَةِ شَاتِهِمْ يَعْنِي فَيَنَالُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ ذَلِكَ اللَّبَنِ وَلَقَدْ تُوُفِّيَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَا فِي رَفِّي مِنْ طَعَامٍ يَأْكُلُهُ ذُو كَبِدٍ إِلَّا قَرِيبٌ مِنْ شَطْرِ شَعِيرٍ فَأَكَلْتُ مِنْهُ حَتَّى طَالَ عَلَيَّ لَا يَفْنَى فَكِلْتُهُ فَفَنِيَ فَلَيْتَنِي لَمْ أَكُنْ كِلْتُهُ وَايْمُ اللَّهِ لَأَنْ كَانَ ضِجَاعُهُ مِنْ أَدَمٍ حَشْوُهُ لِيفٌ
و قَالَ الْهَاشِمِيُّ بِغَزِيرَةِ شَاتِهِمْ وَذَكَرَ نَحْوَهُ إِلَّا ضِجَاعُهُ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Suraij[1], dia berkata; telah menceritakan kepada kami Ibnu Abi Zinad[2], dari Hisyam bin Urwah[3], dari ayahnya[4], dari Aisyah[5], bahwasanya dia berkata; wahai anak saudara perempuanku, sesungguhnya rambut Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam sampai di atas telinga dan di atas pundak. Demi Allah, wahai anak saudara perempuanku, sungguh selama satu bulan penuh keluarga Rasulullah pernah mengalami kehidupan yang tidak pernah nyala cahaya api di rumahnya. Dan tidak ada sesuatupun kecuali sedikit daging dan air serta kurma, hanya saja disekeliling kita adalah keluarga anshar, semoga Allah membalas mereka dengan kebaikan baik di masa sekarang ataupun yang akan datang. Saban hari mereka mengirim susu, sehingga Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam mendapatkan dan merasakan susu tersebut. Dan tatkala Rasulullah hendak wafat, beliau tidak memiliki makanan sedikitpun yang dapat ia makan kecuali pecahan gandum yang belum digiling. Lalu saya (Aisyah) memakannya hingga dapat memperpanjang umurku dan tidak binasa. Lalu saya mengumpulkannya tapi rusak kembali. Sehingga aku tidak jadi mengumpulkannya. Demi Allah, tempat berbaringnya adalah kulit yang disamak, dan bantalnya terbuat dari serabut." Al Hasyimi[6] berkata; "Sekalipun ternak kambingnya sangat melimpah." Dan ia menyebutkan riwayat yang serupa kecuali kata Dlija'ah (tempat tidur).