Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَطَاءِ بْنِ السَّائِبِ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
أَخَذَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ابْنَةً لَهُ تَقْضِي فَاحْتَضَنَهَا فَوَضَعَهَا بَيْنَ ثَدْيَيْهِ فَمَاتَتْ وَهِيَ بَيْنَ يَدَيْهِ فَصَاحَتْ أُمُّ أَيْمَنَ فَقِيلَ أَتَبْكِي عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ أَلَسْتُ أَرَاكَ تَبْكِي يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ لَسْتُ أَبْكِي إِنَّمَا هِيَ رَحْمَةٌ إِنَّ الْمُؤْمِنَ بِكُلِّ خَيْرٍ عَلَى كُلِّ حَالٍ إِنَّ نَفْسَهُ تَخْرُجُ مِنْ بَيْنِ جَنْبَيْهِ وَهُوَ يَحْمَدُ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Abu Ahmad[1] telah menceritakan kepada kami Sufyan[2] dari 'Atho` bin As Sa`ib[3] dari Ikrimah[4] dari Ibnu Abbas[5], ia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengambil putrinya yang sedang naza' (sakaratul maut), lalu memeluknya dan meletakkannya di dadanya, kemudian putrinya meninggal di dada beliau, maka Ummu Aiman berteriak, lalu dikatakan, apakah engkau menangis di dekat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" Ummu Aiman menjawab; "Bukankah aku melihatmu menangis wahai Rasulullah?" beliau menjawab: "Aku tidak menangis, akan tetapi ini adalah kasih sayang. Sesungguhnya orang Mukmin itu dalam kebaikan pada setiap kondisi. Sesungguhnya nyawanya bila keluar dari antara dua rusuknya dia memuji Allah 'azza wajalla."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Muhammad bin 'Abdullah bin Az Zubair bin 'Umar bin Dirham, Az Zubairiy Al Asadiy, Abu Ahmad, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 203 H, hidup di Kufah, wafat di Ahwaz.
  2. [2] Sufyan bin Sa'id bin Masruq, Ats Tsauriy, Abu 'Abdullah , Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 161 H, hidup di Kufah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Atha' bin As Sa'ib bin Malik, Ats Tsaqafiy, Abu As Sa'ib, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 136 H, hidup di Kufah.
  4. [4] "Ikrimah, maula Ibnu 'Abbas", Al Barburiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.