Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ يَعْلَى بْنِ حَكِيمٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَرَضِهِ الَّذِي مَاتَ فِيهِ عَاصِبًا رَأْسَهُ فِي خِرْقَةٍ فَقَعَدَ عَلَى الْمِنْبَرِ فَحَمِدَ اللَّهَ وَأَثْنَى عَلَيْهِ ثُمَّ قَالَ إِنَّهُ لَيْسَ أَحَدٌ أَمَنَّ عَلَيَّ فِي نَفْسِهِ وَمَالِهِ مِنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ أَبِي قُحَافَةَ وَلَوْ كُنْتُ مُتَّخِذًا مِنْ النَّاسِ خَلِيلًا لَاتَّخَذْتُ أَبَا بَكْرٍ خَلِيلًا وَلَكِنْ خُلَّةُ الْإِسْلَامِ أَفْضَلُ سُدُّوا عَنِّي كُلَّ خَوْخَةٍ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ غَيْرَ خَوْخَةِ أَبِي بَكْرٍ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Isa[1] telah menceritakan kepada kami Jarir[2] dari Ya'la bin Hakim[3] dari Ikrimah[4] dari Ibnu Abbas[5], ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam keluar di waktu beliau sedang sakit yang menyebabkan beliau meninggal, saat itu beliau mengikat kepalanya dengan sehelai kain, lalu beliau duduk di atas mimbar. Kemudian beliau memuji Allah dan mengagungkanNya, dan bersabda: "Sesungguhnya tidak ada seorang pun yang lebih amanah terhadapku mengenai jiwa dan hartanya daripada Abu Bakar bin Abu Quhafah. Seandainya aku dibolehkan menjadikan seorang kekasih dari kalangan manusia, tentulah aku akan menjadikan Abu Bakar sebagai kekasihku, akan tetapi persaudaraan Islam itu lebih utama. Tutupkan untukku setiap pintu kecil di masjid ini kecuali pintu kecil Abu Bakar."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Ishaq bin 'Isa vbin Najih, Al Baghdadiy, Abu Ya'qub, Abu Ath Thabaa', Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 215 H, hidup di Adzanah, wafat di Adzanah.
  2. [2] Jarir bin Hazim bin Zaid, Abu An Nadlor, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 170 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Ya'laa bin Hakim, Ats Tsaqafiy Al Makkiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Bashrah .
  4. [4] "Ikrimah, maula Ibnu 'Abbas", Al Barburiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Madinah.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.