Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا خُصَيْفُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْجَزَرِيُّ عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ قَالَ
قُلْتُ لِعَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ يَا أَبَا الْعَبَّاسِ عَجَبًا لِاخْتِلَافِ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي إِهْلَالِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ أَوْجَبَ فَقَالَ إِنِّي لَأَعْلَمُ النَّاسِ بِذَلِكَ إِنَّهَا إِنَّمَا كَانَتْ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَجَّةً وَاحِدَةً فَمِنْ هُنَالِكَ اخْتَلَفُوا خَرَجَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَاجًّا فَلَمَّا صَلَّى فِي مَسْجِدِهِ بِذِي الْحُلَيْفَةِ رَكْعَتَيْهِ أَوْجَبَ فِي مَجْلِسِهِ فَأَهَلَّ بِالْحَجِّ حِينَ فَرَغَ مِنْ رَكْعَتَيْهِ فَسَمِعَ ذَلِكَ مِنْهُ أَقْوَامٌ فَحَفِظُوا عَنْهُ ثُمَّ رَكِبَ فَلَمَّا اسْتَقَلَّتْ بِهِ نَاقَتُهُ أَهَلَّ وَأَدْرَكَ ذَلِكَ مِنْهُ أَقْوَامٌ وَذَلِكَ أَنَّ النَّاسَ إِنَّمَا كَانُوا يَأْتُونَ أَرْسَالًا فَسَمِعُوهُ حِينَ اسْتَقَلَّتْ بِهِ نَاقَتُهُ يُهِلُّ فَقَالُوا إِنَّمَا أَهَلَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ اسْتَقَلَّتْ بِهِ نَاقَتُهُ ثُمَّ مَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا عَلَا عَلَى شَرَفِ الْبَيْدَاءِ أَهَلَّ وَأَدْرَكَ ذَلِكَ مِنْهُ أَقْوَامٌ فَقَالُوا إِنَّمَا أَهَلَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ عَلَا عَلَى شَرَفِ الْبَيْدَاءِ وَايْمُ اللَّهِ لَقَدْ أَوْجَبَ فِي مُصَلَّاهُ وَأَهَلَّ حِينَ اسْتَقَلَّتْ بِهِ نَاقَتُهُ وَأَهَلَّ حِينَ عَلَا عَلَى شَرَفِ الْبَيْدَاءِ فَمَنْ أَخَذَ بِقَوْلِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبَّاسٍ أَهَلَّ فِي مُصَلَّاهُ إِذَا فَرَغَ مِنْ رَكْعَتَيْهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Ya'qub[1] telah menceritakan kepada kami bapakku[2] dari Ibnu Ishaq[3] telah menceritakan kepada kami Khushaif bin Abdurrahman Al Jazari[4] dari Sa'id bin Jubair[5] berkata; Aku berkata kepada Ibnu Abbas[6]; "Wahai Ibnu Abbas, sungguh mengherankan perselisihan para sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengenai ihlal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam (memulai ihram dengan niat) ketika beliau mewajibkannya." Ia berkata; "Sesungguhnya aku adalah orang yang paling mengetahui tentang hal itu. Sesungguhnya dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam hanya satu haji, lalu dari situ mereka berbeda. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berangkat untuk menunaikan haji, ketika beliau shalat dua raka'at di masjidnya di Dzulhulaifah, beliau mewajibkan di majelisnya, begitu selesai melakukan dua raka'atnya beliau berihlal untuk haji. Hal ini didengar oleh orang-orang langsung dari beliau dan mereka mengingat itu dari beliau, kemudian beliau naik (ke tunggangannya). Setelah untanya bertolak beliau berihlal (berniat), dan hal itu diketahui oleh beberapa orang, demikian ini karena orang-orang datang secara bertahap, sehingga mereka pun mendengar beliau berihlal (berniat) ketika unta beliau bertolak, maka mereka berkata; "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berihlal (berniat) ketika untanya bertolak." Kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berjalan, dan ketika sejajar dengan baida` beliau berihlal (berniat) dan hal itu pun diketahui oleh beberapa orang. Lalu mereka berkata; "Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berihlal (berniat) ketika untanya sejajar dengan Baida`." Demi Allah, sebenarnya beliau telah mewajibkan di tempat shalatnya, dan beliau berihlal (berniat) ketika untanya bertolak, beliau juga berihlal (berniat) ketika mencapai sejajar dengan Baida`." Barangsiapa berpatokan pada ucapan Abdullah bin Abbas dia berihlal (berniat) di tempat shalatnya begitu selesai melaksanakan dua raka'atnya.

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Ya'qub bin Ibrahim bin Sa'ad bin Ibrahim bin 'Abdur Rahman bin 'Auf, Az Zuhriy Al Madaniy, Abu Yusuf, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 208 H, hidup di Baghdad, wafat di Falisthina.
  2. [2] Ibrahim bin Sa'ad bin Ibrahim bin 'Abdur Rahman bin 'Auf, Az Zuhriy Al Qurasyiy, Abu Ishaq, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 185 H, hidup di Madinah.
  3. [3] Muhammad bin Ishaq bin Yasar, Al Muthallibiy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 150 H, hidup di Madinah, wafat di Baghdad.
  4. [4] Khushaif bin 'Abdur Rahman, Abu 'Aun, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 137 H, hidup di Jazirah.
  5. [5] Sa'id bin Jubair bin Hisyam, Al Asadiy, Abu Muhammad, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 94 H, hidup di Kufah, wafat di Iraq.
  6. [6] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.