Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الثَّقَفِيُّ عَنْ أَيُّوبَ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنِ ابْنِ أَبِي قَتَادَةَ عَنْ أَبِيهِ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى أَنْ يَتَنَفَّسَ فِي الْإِنَاءِ أَوْ يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ أَوْ يَسْتَطِيبَ بِيَمِينِهِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami 'Abdul Wahhab Ats Tsasqofi[1] dari Ayyub[2] dari Yahya bin Abu Katsir[3] dari Ibnu Abi Qatadah[4] dari ayahnya[5] bahwa Nabi Shallallahu'alaihiWasallam melarang bernafas di dalam bejana, menyentuh kemaluan dengan tangan kanan atau bercebok dengan tangan kanan."