Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رَبِيعَةَ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ مَنْصُورٍ عَنْ عِكْرِمَةَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ
قَضَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ابْنِ الْمُلَاعَنَةِ أَنْ لَا يُدْعَى لِأَبٍ وَمَنْ رَمَاهَا أَوْ رَمَى وَلَدَهَا فَإِنَّهُ يُجْلَدُ الْحَدَّ وَقَضَى أَنْ لَا قُوتَ لَهَا وَلَا سُكْنَى مِنْ أَجْلِ أَنَّهُمَا يَتَفَرَّقَانِ مِنْ غَيْرِ طَلَاقٍ وَلَا مُتَوَفًّى عَنْهَا

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Rabi'ah[1] telah menceritakan kepada kami 'Abbad bin Manshur[2] dari Ikrimah[3] dari Ibnu 'Abbas[4], ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam memutuskan tentang anak dari orang yang saling melakukan li'an (menuduh isteri berzina), bahwa ia tidak dinasabkan kepada ayahnya, dan barangsiapa yang menuduhnya (yakni si wanita) atau menuduh anaknya, maka si penuduh itu dihukum cambuk. Dan beliau pun memutuskan bahwa ia (si wanita) tidak berhak mendapat makan dan tidak pula tempat tinggal, karena keduanya berpisah bukan karena talak dan bukan karena ditinggal mati."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Muhammad bin Rabi'ah, Al Kilabiy Ar Ru'asiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan pertengahan, hidup di Kufah.
  2. [2] Abbad bin Manshur, An Najiy, Abu Salamah, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 152 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] "Ikrimah, maula Ibnu 'Abbas", Al Barburiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Madinah.
  4. [4] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.