Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَخْنَسِ قَالَ حَدَّثَنَا الْوَلِيدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ يُوسُفَ بْنِ مَاهَكَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا اقْتَبَسَ رَجُلٌ عِلْمًا مِنْ النُّجُومِ إِلَّا اقْتَبَسَ بِهَا شُعْبَةً مِنْ السِّحْرِ مَا زَادَ زَادَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya[1] dari 'Ubaidullah bin Al Akhnas[2] berkata; telah menceritakan kepada kami Al Walid bin Abdullah[3] dari Yusuf bin Mahak[4] dari Ibnu Abbas radliallahu 'anhu[5] dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Tidaklah seseorang meramal ilmu perbintangan kecuali ia telah menggeluti satu cabang dari sihir. Makin bertambah ilmu yang dipelajari maka bertambah pula sihir yang dipelajari."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yahya bin Sa'id bin Farrukh, Al Qaththan At Tamimiy, Abu Sa'id, Al Ahwal, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Ubaidullah bin Al Akhnas, An Nakha'iy, Abu Malik, Al Khazzaz, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, hidup di Kufah.
  3. [3] Al Walid bin 'Abdullah bin Abi Mughits, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Marur Rawdz.
  4. [4] Yusuf bin Mahak bin Bahzad, Al Farisiy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 110 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.