Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ شُعْبَةَ حَدَّثَنِي سَلَمَةُ بْنُ كُهَيْلٍ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا الْحَكَمِ قَالَ
سَأَلْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ نَبِيذِ الْجَرِّ وَالدُّبَّاءِ فَقَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ نَبِيذِ الْجَرِّ وَالدُّبَّاءِ وَقَالَ مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُحَرِّمَ مَا حَرَّمَ اللَّهُ تَعَالَى وَرَسُولُهُ فَلْيُحَرِّمْ النَّبِيذَ
قَالَ وَسَأَلْتُ ابْنَ الزُّبَيْرِ فَقَالَ نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الدُّبَّاءِ وَالْجَرِّ قَالَ وَسَأَلْتُ ابْنَ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ فَحَدَّثَ عَنْ عُمَرَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الدُّبَّاءِ وَالْمُزَفَّتِ قَالَ وَحَدَّثَنِي أَخِي عَنْ أَبِي سَعِيدٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ الْجَرِّ وَالدُّبَّاءِ وَالْمُزَفَّتِ وَالْبُسْرِ وَالتَّمْرِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Yahya[1] dari Syu'bah[2] Telah menceritakan kepadaku Salamah Bin Kuhail[3] dia berkata; aku mendengar Abul Hakam[4] berkata; aku bertanya kepada Ibnu Abbas[5] tentang air anggur yang terdapat di al Jarr (kendi yang terbuat dari tanah liat) dan ad Dubbaa` (kendi yang terbuat dari kulit buah labu). Maka dia menjawab; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melarang dari air anggur dalam al Jarr dan ad Dubbaa` dan beliau bersabda: "Barangsiapa ingin mengharamkan apa yang telah Allah Ta'ala dan Rasul-Nya haramkan, maka haramkanlah air anggur yang sudah menjadi khamer." Abul Hakam[4] berkata; dan aku bertanya kepada Ibnu Zubair[7], maka dia menjawab; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang dari al Jarr dan ad Dubbaa`." Abul Hakam[4] berkata; dan aku bertanya kepada Ibnu Umar[9], maka dia menceritakan dari Umar[10] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang al Jarr dan al Muzaffaat (kendi yang dicet dengan ter). Abul Hakam[4] berkata; dan telah menceritakan kepadaku saudaraku[12] dari Abu Sa'id[13] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah melarang dari al Jarr, ad Dubbaa` dan al Muzaffaat serta kurma mentah dan kurma matang (dimaksudkan untuk membuat tuak)."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Yahya bin Sa'id bin Farrukh, Al Qaththan At Tamimiy, Abu Sa'id, Al Ahwal, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 198 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Syu'bah bin Al Hajjaj bin Al Warad, Al Azdiy Al Wasithiy, Abu Bistham, Tabi'ut Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 160 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  3. [3] Salamah bin Kuhail bin Hushain, Al Hadlramiy At Tana'iy, AbuYahya, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 121 H, hidup di Kufah, wafat di Kufah.
  4. [4] Imran bin Al Harits, As Sulamiy, Abu Al Hakam, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  5. [5] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  6. [6] Imran bin Al Harits, As Sulamiy, Abu Al Hakam, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  7. [7] Abdullah bin Az Zubair bin Al 'Awwam bin Khuwailid bin Asad, Al Asadiy Al Qurasyiy, Abu Bakar, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  8. [8] Imran bin Al Harits, As Sulamiy, Abu Al Hakam, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  9. [9] Abdullah bin 'Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al 'Adawiy Al Qurasyiy, Abu 'Abdur Rahman, Shahabat, wafat tahun 73 H, hidup di Madinah, wafat di Marur Rawdz.
  10. [10] Umar bin Al Khaththab bin Nufail, Al Qurasyiy Al 'Adawiy, Abu Hafsh, Al Faruq Amirul Mu'minin, Shahabat, wafat tahun 23, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  11. [11] Imran bin Al Harits, As Sulamiy, Abu Al Hakam, Tabi'in kalangan biasa, hidup di Kufah.
  12. [12] Akhu (saudara lk) Abu Al Hakam 'Imran bin Al Harits, As Sulamiy, Tabi'in kalangan tua, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  13. [13] Sa'ad bin Malik bin Sinan bin 'Ubaid, Al Khudriy Al Anshariy, Abu Sa'id, Shahabat, wafat tahun 74 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.