Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ شُجَاعٍ حَدَّثَنِي خُصَيْفٌ عَنْ مُجَاهِدٍ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ
أَنَّهُ طَافَ مَعَ مُعَاوِيَةَ بِالْبَيْتِ فَجَعَلَ مُعَاوِيَةُ يَسْتَلِمُ الْأَرْكَانَ كُلَّهَا فَقَالَ لَهُ ابْنُ عَبَّاسٍ لِمَ تَسْتَلِمُ هَذَيْنِ الرُّكْنَيْنِ وَلَمْ يَكُنْ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْتَلِمُهُمَا فَقَالَ مُعَاوِيَةُ لَيْسَ شَيْءٌ مِنْ الْبَيْتِ مَهْجُورًا فَقَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ
{ لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ }
فَقَالَ مُعَاوِيَةُ صَدَقْتَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Marwan bin Syuja'[1] telah menceritakan kepadaku Khusaif[2] dari Mujahid[3] dari Ibnu Abbas[4] bahwa ia thawaf di Ka'bah bersama Mu'awiyah, tiba-tiba Mu'awiyah mencium semua rukun, maka Ibnu Abbas bertanya kepadanya; "Kenapa engkau mencium kedua rukun ini, padahal Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah melakukannya?" Mu'awiyah menjawab; "Tidak ada satu bagian Ka'bah pun yang dilarang (untuk dicium)." Ibnu Abbas berkata; "Sungguh telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik." Mu'awiyah berkata; "Engkau benar."

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. 1] Marwan bin Syuja', Al Jazari Al Umawiy, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 184 H, hidup di Jazirah, wafat di Baghdad.
  2. [2] Khushaif bin 'Abdur Rahman, Abu 'Aun, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 137 H, hidup di Jazirah.
  3. [3] Mujahid bin Jabar, Al makhzumiy, Abu Al Hajjaj, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 102 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Marur Rawdz.
  4. [4] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.