Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنِي مَكْحُولٌ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَشَكَّ فِي صَلَاتِهِ فَإِنْ شَكَّ فِي الْوَاحِدَةِ وَالثِّنْتَيْنِ فَلْيَجْعَلْهُمَا وَاحِدَةً وَإِنْ شَكَّ فِي الثِّنْتَيْنِ وَالثَّلَاثِ فَلْيَجْعَلْهُمَا ثِنْتَيْنِ وَإِنْ شَكَّ فِي الثَّلَاثِ وَالْأَرْبَعِ فَلْيَجْعَلْهُمَا ثَلَاثًا حَتَّى يَكُونَ الْوَهْمُ فِي الزِّيَادَةِ ثُمَّ يَسْجُدْ سَجْدَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ ثُمَّ يُسَلِّمْ
قَالَ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ وَقَالَ لِي حُسَيْنُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ هَلْ أَسْنَدَهُ لَكَ فَقُلْتُ لَا فَقَالَ لَكِنَّهُ حَدَّثَنِي أَنَّ كُرَيْبًا مَوْلَى ابْنِ عَبَّاسٍ حَدَّثَهُ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ جَلَسْتُ إِلَى عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ فَقَالَ يَا ابْنَ عَبَّاسٍ إِذَا اشْتَبَهَ عَلَى الرَّجُلِ فِي صَلَاتِهِ فَلَمْ يَدْرِ أَزَادَ أَمْ نَقَصَ قُلْتُ وَاللَّهِ يَا أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ مَا أَدْرِي مَا سَمِعْتُ فِي ذَلِكَ شَيْئًا فَقَالَ عُمَرُ وَاللَّهِ مَا أَدْرِي قَالَ فَبَيْنَا نَحْنُ عَلَى ذَلِكَ إِذْ جَاءَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ فَقَالَ مَا هَذَا الَّذِي تَذَاكَرَانِ فَقَالَ لَهُ عُمَرُ ذَكَرْنَا الرَّجُلَ يَشُكُّ فِي صَلَاتِهِ كَيْفَ يَصْنَعُ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ هَذَا الْحَدِيثَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Isma'il[1] telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Ishaq[2] dari Makhul[3]; bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika salah seorang dari kalian ragu dalam shalatnya dan dia tidak tahu apakah sudah shalat satu raka'at atau dua raka'at maka anggaplah shalat satu raka'at. Jika tidak tahu apakah dia sudah shalat dua raka'at atau tiga raka'at maka anggaplah dia shalat dua raka'at. Jika tidak tahu apakah dia sudah shalat tiga raka'at atau empat raka'at maka anggaplah tiga raka'at, sehingga keraguan terfkus kepada penambahan, kemudian sujud dua kali sebelum salam, kemudian salam." Muhammad[4] berkata; Husain bin Abdullah[5] bertanya kepadaku; apakah Makhul (menerangkan kepadamu) bahwa menyandarkan kepadanya? Maka aku menjawab; tidak, akan tetapi dia menceritakan kepadaku bahwa Kuraib[6] mantan budak Ibnu Abbas menceritakan kepadanya dari Ibnu Abbas[7], bahwa berkata; aku duduk di samping Umar bin Al Khaththab, kemudian dia bertanya kepadaku; "Wahai Ibnu Abbas! (apakah kamu pernah mendengar) Apabila seorang lelaki merasa ragu dalam shalatnya, dia tidak tahu apakah dia lebih atau kurang (dalam hitungan shalatnya)?" Aku menjawab; "wahai amirul mu'minin, saya demi Allah tidak tahu, aku tidak pernah mendengar sedikitpun dalam masalah tersebut." Ketika kami dalam kondisi itu, datanglah Abdurrahman bin Auf[8] kemudian dan bertanya; "apa yang sedang kalian bicarakan?" Umar menjawab; "kami membicarakan tentang seorang lelaki yang merasa ragu di dalam shalatnya, apa yang harus dia kerjakan?" maka Abdurrahman berkata; saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: yaitu hadits ini.

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Isma'il bin Ibrahim bin Muqsim, Al Asadiy, Abu Bisyir, Ibnu 'Ulayyah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 193 H, hidup di Bashrah, wafat di Baghdad.
  2. [2] Muhammad bin Ishaq bin Yasar, Al Muthallibiy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 150 H, hidup di Madinah, wafat di Baghdad.
  3. [3] Makhul, Asy Syamiy, Abu 'Abdullah , Tabi'ul Atba' kalangan biasa, wafat tahun 113 H, hidup di Syam, wafat di Syam.
  4. [4] Muhammad bin Ishaq bin Yasar, Al Muthallibiy, Abu Bakar, Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 150 H, hidup di Madinah, wafat di Baghdad.
  5. [5] Al Husain bin 'Abdullah bin 'Ubaidillah bin 'Abbas, Abu 'Abdullah , Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 141 H, hidup di Madinah.
  6. [6] "Kuraib bin Abi Muslim, maula Ibnu 'Abbas", Al Hasyimiy, Abu Rusydain, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 98 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  7. [7] Abdullah bin 'Abbas bin 'Abdul Muthallib bin Hasyim , Al Qurasyiy Al Hasyimiy, Abu Al 'Abbas, Shahabat, wafat tahun 68 H, hidup di Marur Rawdz, wafat di Tha'if.
  8. [8] Abdur Rahman bin 'Auf bin 'Abdi 'Auf bin 'Abdi bin Al Harits bin Zahrah, Az Zuhriy Al Qurasyiy , Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Madinah.