Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ ضَمْضَمِ بْنِ زُرْعَةَ عَنْ شُرَيْحِ بْنِ عُبَيْدٍ يَرُدُّهُ إِلَى مَالِكِ بْنِ يَخَامِرَ عَنِ ابْنِ السَّعْدِيِّ
أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا تَنْقَطِعُ الْهِجْرَةُ مَا دَامَ الْعَدُوُّ يُقَاتَلُ
فَقَالَ مُعَاوِيَةُ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَوْفٍ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْهِجْرَةَ خَصْلَتَانِ إِحْدَاهُمَا أَنْ تَهْجُرَ السَّيِّئَاتِ وَالْأُخْرَى أَنْ تُهَاجِرَ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَلَا تَنْقَطِعُ الْهِجْرَةُ مَا تُقُبِّلَتْ التَّوْبَةُ وَلَا تَزَالُ التَّوْبَةُ مَقْبُولَةً حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ الْمَغْرِبِ فَإِذَا طَلَعَتْ طُبِعَ عَلَى كُلِّ قَلْبٍ بِمَا فِيهِ وَكُفِيَ النَّاسُ الْعَمَلَ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Al Hakam bin Nafi'[1] telah menceritakan kepada kami Isma'il bin 'Ayyasy[2] dari Dhamdham bin Zur'ah[3] dari Syuraih bin 'Ubaid[4] yang dia sandarkan kepada Malik bin Yukhamir[5] dari Ibnu As Sa'di[6] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "kewajiban Hijrah tidak akan terputus selama musuh masih memerangi." maka Mu'awiyah[7], Abdurrahman bin Auf[8] dan Abdullah bin 'Amru bin 'Ash[9] berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Hijrah itu dua macam: yang pertama adalah kamu meninggalkan perbuatan-perbuatan dosa. Yang kedua adalah kamu berhijrah kepada Allah dan RasulNya. Kewajiban Hijrah tidak akan terputus selama taubat masih diterima, dan taubat akan senantiasa diterima sampai matahari terbit dari barat. Jika matahari sudah terbit dari barat maka setiap hati akan distempel dengan apa yang ada di dalamnya, dan manusia sudah tertutup dari amalan."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Al Hakam bin Nafi', Abu Al Yaman, Tabi'ul Atba' kalangan tua, wafat tahun 222 H, hidup di Syam, wafat di Halwan.
  2. [2] Isma'il bin 'Ayyasy bin Sulaim , Al 'Anasiy Al Himshiy, Abu 'Utbah, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 181 H, hidup di Syam.
  3. [3] Dlamdlom bin Zur'ah bin Tsaub, Al Hadlramiy, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), hidup di Syam.
  4. [4] Syuraih bin 'Ubaid bin Syuraih, Al Hadllramiy Al Muqra'iy, Abu Ash Shalti, Tabi'in kalangan pertengahan, hidup di Syam.
  5. [5] Malik bin Yakhamir, As Saksakiy Al Alhaniy, Tabi'in kalangan tua, wafat tahun 72 H, hidup di Syam.
  6. [6] Abdullah bin As Sa'diy, Al Qurasyiy Al 'Amiriy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 57 H , hidup di Syam.
  7. [7] Mu'awiyah bin Abi Sufyan Shakhr bin Harb bin Umayyah, Al Qurasyiy Al Umawiy, Shahabat, wafat tahun 60 H, hidup di Syam.
  8. [8] Abdur Rahman bin 'Auf bin 'Abdi 'Auf bin 'Abdi bin Al Harits bin Zahrah, Az Zuhriy Al Qurasyiy , Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 32 H, hidup di Madinah.
  9. [9] Abdullah bin 'Amru bin Al 'Ash bin Wa'il, As Sahmiy Al Qurasyiy, Abu Muhammad, Shahabat, wafat tahun 63 H, hidup di Maru, wafat di Tha'if.