Skip to main content

Masukkan nomor hadits dari 1 sampai 26363

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْأَسْوَدِ عَنْ عَامِرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
لَمَّا كَانَ يَوْمُ الْخَنْدَقِ وَرَجُلٌ يَتَتَرَّسُ جَعَلَ يَقُولُ بِالتُّرْسِ هَكَذَا فَوَضَعَهُ فَوْقَ أَنْفِهِ ثُمَّ يَقُولُ هَكَذَا يُسَفِّلُهُ بَعْدُ قَالَ فَأَهْوَيْتُ إِلَى كِنَانَتِي فَأَخْرَجْتُ مِنْهَا سَهْمًا مُدَمًّا فَوَضَعْتُهُ فِي كَبِدِ الْقَوْسِ فَلَمَّا قَالَ هَكَذَا يُسَفِّلُ التُّرْسَ رَمَيْتُ فَمَا نَسِيتُ وَقْعَ الْقِدْحِ عَلَى كَذَا وَكَذَا مِنْ التُّرْسِ قَالَ وَسَقَطَ فَقَالَ بِرِجْلِهِ فَضَحِكَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْسِبُهُ قَالَ حَتَّى بَدَتْ نَوَاجِذُهُ قَالَ قُلْتُ لِمَ قَالَ لِفِعْلِ الرَّجُلِ

Terjemahan/Arti Hadits:

Telah menceritakan kepada kami Rauh[1] telah menceritakan kepada kami Ibnu 'Aun[2] dari Muhammad bin Al Aswad[3] dari Amir bin Sa'd[4] dari bapaknya[5] berkata; "Ketika Perang Khandaq, ada seorang lelaki (musuh) yang berlindung dengan tamengnya, dia berkata (menghina) sambil memegang tamengnya seperti, meletakkan tamengnya di atas hidungnya, kemudian berkata (menghina) seperti ini, meletakkan tamengnya ke bawah. Maka aku mengambil wadah panahku kemudian aku keluarkan panah yang sudah berlumuran darah, lalu aku letakkan di tengah busur. Ketika dia berkata begini, menurunkan tamengnya, aku segera membidiknya. Aku tidak lupa anak panah itu mengenai ini dan itu dari bagian tameng tersebut, kemudian lelaki tersebut tersungkur." Sa'd sambil memperagakannya dengan kakinya. Maka Nabiyullah shallallahu 'alaihi wasallam tertawa. -saya mengira Sa'd berkata; "Sampai tampak gigi geraham beliau."- Rauh bertanya; "Kenapa beliau tertawa?" Ibnu Aun menjawab; "Karena melihat tingkah laku Sa'd."

Hadits Terkait:

Sanad Hadits | Catatan Kaki:

  1. [1] Rauh bin 'Ubadah bin Al 'Alaa', Al Qaisi, Abu Muhammad, Tabi'ut Tabi'in kalangan biasa, wafat tahun 205 H, hidup di Bashrah, wafat di Bashrah.
  2. [2] Abdullah bin 'Aun bin Arthaban, Al Muzaniy Al Kharaz, Abu 'Aun, Tabi'in (tdk jumpa Shahabat), wafat tahun 150 H, hidup di Bashrah.
  3. [3] Muhammad bin Muhammad bin Al Aswad, Al Qurasyiy Az Zuhriy, Tabi'ut Tabi'in kalangan pertengahan.
  4. [4] Amir bin Sa'ad bin Abi Waqash, Az Zuhriy, Tabi'in kalangan pertengahan, wafat tahun 104 H, hidup di Madinah, wafat di Madinah.
  5. [5] Sa'ad bin Abi Waqash Malik bin Uhaib bin 'Abdu Manaf bin Zuhrah, Az Zuhriy Al Qurasyiy, Abu Ishaq, Farisu Al Islam, Shahabat, wafat tahun 55 H, hidup di Kufah, wafat di Madinah.